Menurut data Kementerian Sosial, Sekolah Rakyat juga akan memprioritaskan anak-anak dari keluarga miskin, yatim piatu, dan yang tinggal di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Tidak hanya di Sumatera Barat, sejumlah provinsi lain juga menghadapi tantangan serupa dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat. Permasalahan paling umum adalah terkait ketersediaan dan legalitas lahan, serta keterbatasan infrastruktur penunjang.
Pemerintah pusat melalui Kemensos dan Kementerian PUPR telah menegaskan bahwa pelaksanaan program ini membutuhkan kerja sama lintas sektor dan komitmen penuh dari pemerintah daerah. Tanpa dukungan itu, pembangunan sekolah bisa terus tertunda.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan optimis dapat mengejar ketertinggalan.
"Kami terus berkoordinasi dengan delapan kabupaten dan kota untuk mempercepat proses hibah tanah dan memenuhi syarat pembangunan," ucap Syaifullah.
Dengan target peluncuran nasional pada pertengahan Juli 2025, pemerintah pusat menargetkan setidaknya 100 unit Sekolah Rakyat dapat mulai beroperasi di berbagai daerah.
Pemerintah berharap seluruh pihak mempercepat proses yang diperlukan agar generasi muda di berbagai pelosok Indonesia bisa segera merasakan manfaat dari sekolah gratis ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Di Balik Narasi 'Kecerdasan Bukan dari Sekolah': Mengingatkan Kembali Tanggung Jawab Negara
-
Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi
-
Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Ketua Komisi X DPR RI Minta Temuan Barang Diduga Senjata di Sekolah Diusut Transparan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United