Suara.com - Agam Rinjani atau biasa disapa Ucok mengaku sudah menerima donasi Rp1,5 Miliar dari warga Brasil.
Donasi tersebut akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas rescue relawan di Gunung Rinjani dan penanaman pohon.
Hal tersebut diungkap Agam Rinjani saat bertemu teman dan kerabatnya di Kota Makassar.
Mengutip terkini.id -- jaringan Suara.com, Agam bercerita bahwa saat proses vertical rescue terhadap Yuliana—pendaki yang jatuh ke jurang, dia sempat melakukan siaran langsung.
Siaran itu ternyata ditonton luas oleh publik internasional, khususnya dari Brasil.
Banyak penonton dari Brasil yang tersentuh dan ingin memberikan bantuan dalam bentuk uang.
Namun, Agam menolak dengan tegas. Berulang kali Agam menyatakan bahwa ia tidak membutuhkan uang dan hanya meminta doa agar tetap kuat dalam proses penyelamatan.
Meski begitu, inisiatif donasi tetap muncul. Seorang warga Brasil membuat forum penggalangan dana.
Meski, Agam sudah berkali-kali menolak memberikan rekeningnya. Dia bahkan meminta warga Brasil tersebut untuk cukup berdoa saja, dan mengatakan bahwa dirinya tidak butuh uang.
Baca Juga: Olivia Rodrigo dan Louis Patridge Ajak Fans Donasi Palestina di Instagram
Melalui seorang warga Toraja bernama Shinta yang paham berbahasa Brasil/Portugis, akhirnya proses penyaluran donasi itu terjadi.
Shinta menjelaskan secara detail prosedur dan manfaat donasi tersebut kepada Agam.
Setelah mempertimbangkan bahwa dana itu dapat digunakan untuk kepentingan Rinjani, Agam akhirnya menyetujui.
Terkini, Agam Rinjani dikabarkan akan berangkat ke Brasil untuk melihat makam Juliana Marins.
Sosok Agam Rinjani
Abdul Haris Agam, atau yang dikenal sebagai Agam Rinjani, merupakan seorang operator tur gunung, pemandu, dan porter pendakian Gunung Rinjani. Ia lahir di Makassar pada 22 Desember 1988.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT