Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa Aipda Anumerta kepada Bripka Cecep Saeful Bahri yang gugur saat bertugas menjaga pernikahan Putra Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penetapan tersebut sesuai dengan surat keputusan (SK) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo nomor Kep/1085/VII/2025.
“Kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghormatan institusi Polri kepada almarhum atas dedikasinya,” katanya, saat dikonfirmasi, Minggu (20/7/2025).
Institusi Tribrata, memberikan penghormatan terhadap korban lantaran almarhum gugur dalam menjalankan tugas.
“Almarhum gugur dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.
Acara panggung hiburan rakyat dalam rangkaian pesta pernikahan putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Mauala Akbar Mulyadi Putra dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina berubah menjadi tragedi memilukan.
Pasalnya acara pernikahan tersebut memakan tiga orang korban jiwa. Ketiga orang yang meninggal dunia yakni Bripka Cecep Saeful Bahri, serta dua orang warga berinisial VA (8) dan DJ (61).
Mereka bisa sampai meninggal dunia akibat ramainya warga yang berdesakan ingin masuk ke dalam gedung. Namun hal itu mendapat penghadangan dari aparat.
Banyak warga yang terhimpit akibat aksi saling dorong ini sehingga tragedi ini tidak bisa terhindar.
Baca Juga: Pesta Rakyat Telan 3 Nyawa, Kebohongan Dedi Mulyadi Terkuak Lewat Kontennya: Makan-Nonton Sepuasnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'