Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bakal meresmikan rute baru Transjakarta dari Blok M menuju Ancol pada akhir pekan ini, Sabtu (26/7/2025).
Nantinya, angkutan umum berbasis bus itu bisa mengantarkan penumpang langsung ke Ancol dari kawasan Blok M, Jakarta Selatan tanpa transit.
"Rencana untuk peluncuran rute Trans Jabodetabek Blok M-Ancol itu akan dilaksanakan hari Sabtu besok," ujar Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota, Kamis (24/7/2025).
Syafrin menilai bahwa selama ini masyarakat dari pusat kota yang hendak menuju Ancol masih harus berpindah jalur terlebih dahulu ke Kampung Melayu atau Cawang.
Dengan kehadiran rute langsung Blok M–Ancol, akses ke kawasan wisata itu diharapkan jadi lebih mudah dan efisien.
Gubernur Jakarta Pramono Anung pun mengamini pentingnya rute baru ini untuk memperkuat konektivitas transportasi umum di Ibu Kota.
"Mudah mudahan, Sabtu akan membuka trayek baru Transjakarta. Line-nya mana, akan segera kami umumkan. Yang jelas ini rute yang membuat konektivitas di Jakarta semakin baik," kata Pramono, Rabu (23/7/2025).
Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menyebut pihaknya telah menyiapkan segala hal teknis untuk mendukung pembukaan rute tersebut.
Tinggal menunggu momen peresmian resmi dari Gubernur.
Baca Juga: Anggota DPRD Usul Kartu Janda Jakarta, Gubernur Pramono: Aneh-aneh Aja
"Tunggu tanggal mainnya, kami masih nunggu waktunya. Nanti berkenan Pak Gub (Pramono Anung) yang meresmikan," kata Welfizon, Selasa (15/7/2025).
70 Bus Listrik High Deck Siap Meluncur
Selain pembukaan rute baru, Pemprov Jakarta juga akan meluncurkan 70 unit bus listrik berlantai tinggi (high deck) untuk layanan BRT Transjakarta.
Bus-bus ini diklaim sebagai yang pertama di Indonesia untuk layanan jalur khusus (dedicated BRT).
"Ini yang pertama di Jakarta, bahkan di Indonesia, terkait dengan operasional bus listrik yang high deck, dedicated BRT," kata Syafrin.
Penambahan bus listrik ini disebut akan dilakukan secara bertahap, hingga mencapai 200 unit.
Pemprov menyatakan langkah ini sejalan dengan target mempercepat penggunaan kendaraan berbasis energi bersih di sektor transportasi publik Jakarta.
"Bertahap sampai dengan 200 (unit bus listrik) dan nanti terus akan ditambah," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026