Atas seluruh pengabdiannya, negara menganugerahinya penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana.
Momen Mengejutkan: Diabaikan dan Merapat ke Prabowo
Di balik rekam jejaknya yang lekat dengan PDI Perjuangan, Kwik Kian Gie pernah membuat keputusan politik yang mengejutkan publik pada Pilpres 2019. Ia secara terbuka menjadi penasihat ekonomi untuk pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Keputusan ini ternyata berakar dari kekecewaan panjang. Kwik mengungkapkan bahwa konsep dan pemikiran ekonominya yang telah ia susun sejak lama tidak mendapat respons dari elite partainya sendiri, termasuk Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu diusung partai.
"Saya menulis booklet dari tahun 2004, itu karena orientasi saya karena Megawati menjadi calon presiden," kata Kwik dalam konferensi pers di kediaman Prabowo pada saat itu.
Ia mengaku telah merumuskan platform ekonomi dalam buku kecil dan berharap para kandidat presiden, termasuk pasangan Megawati-Hasyim Muzadi, memperhatikannya. Namun, hasilnya nihil.
"Tidak ada respons sama sekali, tidak ada perhatian sama sekali dari siapapun juga," ujarnya.
Kekecewaan serupa ia rasakan saat berinteraksi dengan Jokowi ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012.
Kwik mengaku telah proaktif memberikan masukan agar Jokowi memanfaatkan popularitasnya untuk berbicara isu-isu nasional yang lebih luas, bukan hanya seputar Jakarta.
Baca Juga: Mengenang Kwik Kian Gie: 'Banteng' Loyal Megawati yang Bikin Geger Karena Jadi Penasihat Prabowo
"Saya mengatakan, bapak sekarang sudah jadi gubernur, sangat populer, tolong gunakan popularitas ini untuk kepentingan partai dan kepentingan negara ini, bicaranya jangan hanya urusan DKI Jakarta saja tetapi urusan negara," katanya.
Ia bahkan telah mengirimkan setumpuk dokumen berisi konsep ekonomi dan data, baik dalam bentuk fisik maupun digital, kepada Jokowi.
Namun, upaya tersebut kembali tidak membuahkan hasil. Kwik mengaku tidak ada satu kata pun atau reaksi apa pun yang ia terima dari Jokowi setelahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenang Kwik Kian Gie: 'Banteng' Loyal Megawati yang Bikin Geger Karena Jadi Penasihat Prabowo
-
Kwik Kian Gie Wafat, Mahfud MD: Patah Tumbuh, Hilang Berganti, Semoga Muncul Generasi Sebaik Beliau
-
Eks Menko Ekuin Meninggal Dunia, Agama Kwik Kian Gie dan Benang Merah Prinsip Hidupnya
-
Memoar Kwik Kian Gie di Mata Mahfud MD: Tokoh Cerdas dan Lurus Telah Wafat
-
Mengenang Kwik Kian Gie: Ekonom Vokal yang Tak Pernah Lelah Bersuara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo