Menurut Sherly, koneksi internet saat ini memang sangat dibutuhkan, terlebih didunia Pendidikan.
“Anak-anak kita tak kekurangan mimpi, yang kurang hanya sinyal untuk mewujudkannya,” tulis Sherly.
Menurut Sherly, koneksi internet sangat dibutuhkan lantaran belajar kini membutuhkan akses.
Menurutnya, Langkah tersebut sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo terutama dalam Upaya percepatan digitalisasi Pendidikan nasional.
Tantangan yang nyata dalam dunia Pendidikan di Maluku Utara kini soal tenaga pengajar. Sherly mengungkapkan bahwa di sekolah-sekolah banyak kekurangan guru.
Dengan adanya koneksi internet ini maka akan mempermudah membuka peluang baru, yakni guru bisa hadir secara digital.
“Di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, kekurangan guru adalah tantangan nyata,” ungkap Sherly.
“Tapi lewat konektivitas dan pembelajaran jarak jauh, kita buka peluang baru, guru bisa hadir secara digital, tanpa harus menyeberang pulau,” tambahnya.
Pendidikan Gratis di Maluku Utara
Baca Juga: Perusahaan Internet Milik Grup Sinar Mas Ekspansi ke 9 Kota Baru
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akses Pendidikan dengan merealisasikan program Pendidikan gratis sejak April 2025.
Program prioritas utama dari Gubernur Maluku Utara Sherly dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe ini untuk memastikan seluruh siswa di sekolah negeri mendapatkan hak Pendidikan tanpa hambatan biaya.
Dalam implementasinya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara membagi program ini ke dalam dua klaster utama, klaster 1 SMA dan SLB dengan total 36.838 kemudian klaster 2 SMK dengan total 9.000 siswa,
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli