Suara.com - Ketua Tim PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu bersama Staf Ahli I TP PKK Titiek Sugiharti melakukan aksi penanaman pohon. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan, Kabupaten Karo, pada Senin 28 Juli 2025.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK tingkat Sumut, sekaligus sebagai bagian dari program pelestarian lingkungan dan penguatan gerakan penghijauan di wilayah Sumut.
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, peringatan HKG ke-53 menjadi momentum penting bagi PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga, khususnya dalam pelestarian lingkungan.
Sedikitnya 100 bibit pohon ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari tanaman buah-buahan lokal seperti durian, mangga, jambu air, dan alpukat. Jenis-jenis tanaman ini dipilih tidak hanya untuk penghijauan, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Kahiyang Ayu berharap, masyarakat semakin teredukasi akan pentingnya menanam pohon sebagai investasi ekologis jangka panjang.
Kahiyang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga sebagai unit terkecil, untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga alam demi keberlanjutan hidup generasi mendatang.
Sementara itu, Ketua PKK Karo Roswitha Antonius Ginting mengatakan, penanaman pohon di Tahura Kabupaten Karo ini menjadi simbol komitmen TP PKK Sumut dalam mendukung konservasi alam, mengurangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan dan keanekaragaman hayati.
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar