Suara.com - Penggugat wanprestasi mobil Esemka Aufaa Luqmana Re A yang mengguggat Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) mengungkap fakta yang selama ini ditutupi usai membeli mobil Esemka.
Kepada awak media di halaman Pengadilan Negeri (PN) Solo. Aufaa mengaku memang sudah lama ingin membeli mobil Esemka.
Namun akhirnya keinginan untuk membeli mobil 'ghoib' itu baru kesampaian beberapa baru-baru ini.
"Dari lama, sejak gugatan sudah tanya-tanya karena memang untuk wirausaha," kata penasihat hukumya, Arif Sahudi.
Aufaa Luqmana kemudian menyambung pernyataan penasihat hukumnya dan menegaskan bahwa kendaraan itu untuk digunakan sebagai modal usaha.
"Iya untuk jasa angkutan barang," ucap anak Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.
Ia mengungkapkan bahwa kelebihan mobil Esemka yang digadang-gadang Jokowi tersebut memang memilliki kelebihan khusus.
"Karena memang harganya murah sih dan menjadi mobil nasional kan. Baknya panjang. Performanya sesuai harga lah," ujarnya.
Meski begitu, Arif Sahudi mengemukakan sejumlah fakta yang selama ini ditutupi mengenai Esemka yang sempat digadang-gadang bakal menjadi mobil buatan dalam negeri.
Baca Juga: Pria yang Gugat Jokowi karena Esemka Akhirnya Beli Mobilnya Sendiri, Apa yang Terjadi?
Ia menyimpulkan bahwa kejanggalan tersebut yang kemudian menjawab bahwa mobil Esemka hingga saat ini sangat jarang terlihat di jalan raya.
"Kesimpulannya, satu (Esemka) tidak ada dipasarkan secara umum," ujarnya.
Menurutnya hal tersebut sudah sangat jelas bahwa selama hampir satu bulan lebih, kliennya mencari mobil tersebut dan baru mendapatan mobil bekasnya pada 21 Juli 2025 di Jakarta.
"Yang kedua, fakta (di Pabrik Pembuatan Esemka) kita hanya bisa servis, setelah kita cek di (Daerah) Sambi tidak ada produksi, tidak ada penjualan," ujarnya.
Arif mengemukakan hal tersebut setelah kliennya mendatangi Kawasan pabrik tersebut untuk servis.
"Artinya, gugatan ini secara informal, di luar formal, terbukti memang nggak dijual secara luas," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?