“Iya, ada lagi yang anaknya disuruh jadi pengamen, pengemis. Kemudian saya temui bapak dan ibunya, saya katakana kalau anak banyak gini tanggung jawabnya gimana. Eh malah nyalahin istrinya jebol terus,” jawab Dedi.
Dari pengalaman terjun ke lapangan langsung dan menemukan problem tersebut, Dedi sontak menyarankan untuk melakukan vasektomi.
“Ya kalau istrinya jebol terus, mau nggak sih kalau bapaknya aja yang KB. Jadi dari obrolan sederhana,” ujarnya.
“Dan saya sudah banyak ngajak dulu sejak saya anggota DPR,” sambungnya.
Pengalaman menemukan permasalahan di lapangan tersebut sudah dilakukan Dedi sebelum dirinya menjadi Gubernur.
Setelah menjadi Gubernur, rupanya masalah tersebut masih terus terjadi. Dedi bahkan mengaku sering didatangi orang hanya karena ingin dibantu menebus biaya rumah sakit usai melahirkan.
“Setelah jadi Gubernur, Pemda Provinsi banyak program nih, ada program listrik free, ada program bantuan Pembangunan rumah, beasiswa pendidikan sampai perguruan tinggi,” cerita Dedi.
“Saya sering didatengin juga ada orang istrinya masih di rumah sakit melahirkan nggak bisa nebus, 14 juta, ada yang 23 juta, 24 juta. Saya suka bercanda “Kamu ini gimana sih, giliran bikin aku nggak dikabarin, giliran melahirkan aku dikabarin,”. Anak ke berapa? Ada anak ke 4, ke 5,” tambahnya.
Dari pengalaman tersebut, Dedi berusaha memberi saran dan edukasi alangkah baiknya mengikuti program Keluarga Berencana (KB).
Baca Juga: Aktif Pantau Medsos, Dedi Mulyadi Menikmati Dihujat Publik: Asyik juga Dijelekin
“Saya bilang anda ini dapat tugas menjadi ayah, jadi bertanggung jawab buat kehidupan, Pendidikan. Nah ini kelahiran aja nggak bisa nangani. Kalau begitu bagaimana nanti ikut program KB, dan jangan selalu istri, anda ikut dong program Vasektomi,” urainya.
Menurut Dedi tidak akan ada artinya bantuan maupun program dari pemerintah jika tidak didukung dengan masyarakatnya.
“Yang saya sampaikan itu penerima bantuan sosial diharapkan itu bisa mengikuti program Keluarga Berencana,” ujarnya.
“Karena nggak ada artinya, dibangunin rumah kalau anaknya terus bertambah. Karena saya nemuin 1 petak isinya 14,” tambahnya.
Dedi juga menceritakan bahwa dirinya pernah menemukan keluarga dengan 10 orang anak yang hidup mengontrak.
Dari sepuluh anaknya tidak ada yang disekolahkan. Bahkan, saat ditemui Dedi di rumahnya, sang ibu sedang mengandung anak ke 11.
“Saya nemuin juga 1 keluarga di Majelengka seluruh anaknya nggak sekolah. Saya nemuin anak-anak di alun-alun Majalengka jualan, habis itu datang lagi kakaknya, datang lagi kakaknya, jumlahnya ada 7,” urainya.
“Kemudian saya antar pulang, ibu bapaknya ngontrak. Di rumah ibu bapaknya lagi tidur, ternyata di rumah ada 3 anak lagi dan ibunya lagi hamil lagi yang ke 11. Bayangin rumah tidak punya, anak 11, saya katakan bapak ikut program vasektomi bisa nggak pak. Orang kalau nggak tahu lapangan susah,” sambungnya.
Pengalaman-pengalaman di lapangan tersebut yang membuat Dedi bersikeras memberi edukasi pada bapak-bapak untuk melakukan program vasektomi.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai