Sementara itu, terlihat Sri Mulyani mulai menonaktifkan hingga membatasi kolom komentar postingannya.
Beberapa netizen juga tampak penasaran dengan berapa gaji Sri Mulyani hingga harta kekayaannya.
Melansir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sri Mulyani selalu melaporkan hartanya setiap tahunnya pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dari laporan tiap tahun harta kekayaannya, terlihat jumlah hartanya setiap tahun selalu naik.
Namun lima tahun belakangan, kenaikan harta Sri Mulyani terbilang cukup banyak mencapai belasan miliar.
Misalnya, di awal dia menjabat Menteri Keuangan era Presiden Jokowi periode 2, harta kekayaannya Rp47,5 miliar pada November 2019.
Baru setahun menjabat, harta kekayaan Sri Mulyani pada Desember 2020 naik Rp5,8 miliar dari Rp47,5 menjadi Rp53,3 miliar.
Satu tahun berikutnya di 2021, hartanya naik menjadi Rp58 miliar yakni naik sekitar Rp4,7 miliar.
Pada 2022, kekayaannya naik Rp10,7 miliar menjadi Rp68,7 miliar.
Baca Juga: Bupati Pati Tantang Warga! Ini Simulasi Kenaikan PBB 250 Persen jika Diterapkan, Pantas Bikin Emosi?
Lalu pada Desember 2023, hartanya naik lagi Rp11,1 miliar menjadi Rp79,8 miliar.
Terakhir pada Desember 2024, kenaikan hartanya paling banyak yakni mencapai Rp13 miliar menjadi Rp92,8 miliar.
Jadi harta kekayaan Sri Mulyani paling baru adalah Rp92,8 miliar.
Dengan rincian beberapa aset Sri Mulyani yang cukup banyak,
Dia 11 aset tanah dan bangunan senilai Rp49,5 miliar yang tersebar di Tangerang Selatan, Tangerang, Jakarta Pusat.
Tanahnya itu ada yang hasil beli sendiri namun juga ada dalam bentuk warisan.
Kemudian dia punya 4 kendaran yakni 3 motor termasuk moge Honda Rebel CMX500 tahun 2019 seharga Rp100 juta.
Dia pun hanya memiliki satu mobil yakni Toyota Innova Zenix tahun 2024 seharga Rp638 juta.
Aset lain yang besar noninalnya adalah di surat berharga dengan jumlah Rp34,9 miliar.
Kemudian kas dan setaa kas sebesar Rp16,5 miliar dan harta bergerak lainnya cuma Rp391 juta.
Di lihat dari LHKPN Sri Mulyani dari tahun ke tahun, jumlah harta yang naik signifikan adalah aset surat berharganya.
Misalnya pada 2022 jumlah nominal surat berharganya Rp11 miliar, di 2023 menjadi Rp24,2 miliar dan pada 2024 menjadi Rp34,9 miliar.
Sementara aset lainnya naik turunnya tak begitu banyak dan signifikan.
Dalam LHKPN, Surat Berharga merupakan harta berupa hak kepemilikan atau hak kekayaan atas suatu penyertaan modal atau investasi pada perusahaan yang sudah berbadan hukum.
Surat Berharga diklasifikasikan menjadi dua jenis.
Pertama, Efek yang diperdagangkan di bursa (listing) seperti saham, obligasi, dan derivatif lainnya.
Kedua, kepemilikan/penyertaan di Perusahaan tertutup (non-listing).
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Tantri Namirah Sindir soal Payment ID: Semoga Napas Enggak Bayar Ya Allah...
-
Data Ekonomi 5,12 Persen Bikin Kaget! Tapi Raut Wajah Sri Mulyani Datar dan Penuh Misteri!
-
Viral Lagi Video Sri Mulyani Soal Manfaat Dana Pajak, Netizen: Tidak Sesuai Realita
-
5 Rekomendasi Motor Matic dengan Pajak Termurah 2025, Ideal untuk Harian
-
Profil Bupati Pati Sudewo yang Menaikkan Pajak 250 Persen
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa