Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memposting video baru di sosial media instagramnya @psi_id.
Dalam video barunya itu terlihat menampilkan sosok hewan yang menjadi logo barunya kini, yaitu Gajah.
Terlihat seorang Perempuan dan laki – laki yang berjoget bersama seekor gajah besar.
Mereka menari menyesuaikan musik yang dijadikan latar backsound.
“Seru bareng gajah, siap jauh melangkah,” kata-kata kiasan yang dijadikan Partai Super Terbuka ini sebagai pembuka video.
Dengan memperkenalkan warna baru PSI, kedua talent yang menari ini mengenakan pakaian bernuansa warna putih dan hitam.
Meskipun tidak menempelkan warna merah di pakaiannya, namun bukan berarti mereka ‘tidak berani’ untuk terus maju.
“Optimis terus melangkah bersama Gajah,” bunyi tulis dalam video.
Mereka terus optimis melangkah ke depan dengan membawa dampak baik bagi Masyarakat dan lingkungan.
Baca Juga: Terpidana tapi Bebas, Mahfud MD Curiga Relawan Jokowi Silfester Matutina: Pasti Ada Main di Belakang
“Langkah besar itu soal tekad terus berbuat ngasih dampak. Caranya bisa tetep seru dengan berani ngelakuin hal baru,” tulis dalam caption.
Postingan tersebut sontak mengundang komentar dari para netizen. Semangat mereka ikut membara seolah menggiring PSI menjadi lebih besar lagi.
“Semangat ,” tulis @dhita_wedha.
“Aku selalu padamu PSI,” sahut @ms._c.o.i.a.p.
“Bener min, berpolitik dan sebagainya ga usah terlalu tegang-tegang, dibikin asik tapi ga sok asik,” tulis @siwi_gita.
Tak hanya itu, ada juga netizen yang kini mulai mempertanyakan kapan perihal Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) akan ikut bergabung dengan PSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris