Suara.com - Di tengah ramainya fenomena pengibaran bendera One Piece oleh para penggemar menjelang 17 Agustus, sebuah warung Madura sukses mencuri perhatian dan menjadi viral karena aksi anti-mainstreamnya.
Alih-alih bendera Bajak Laut Topi Jerami, warung ini justru dengan gagah mengibarkan bendera Akatsuki, organisasi misterius dari serial Naruto.
Momen unik ini salah satunya diunggah oleh akun Facebook Borutokun Indonesia dan akun Instagram @lambegosiip, yang sontak menuai beragam reaksi kocak dari warganet.
Dalam video yang beredar, terlihat jelas bendera dengan corak awan merah khas Akatsuki berkibar di depan sebuah warung.
Video tersebut juga disertai tulisan yang menggelitik, "Tidak mengibarkan bendera one piece, warung madura ini justru memilih mengibarkan bendera Akatsuki," katanya.
Akun borutokun Indonesia bahkan menambahkan caption yang menambah bumbu komedi pada unggahan tersebut.
"Menjelang 17 Agustus, belakangan ini banyak yang mengibarkan bendera One Piece. Namun, warung Madura yang buka 25 jam ini justru tidak ikut-ikutan... Curiga sih, jangan-jangan pemilik warung Madura ini sebenarnya Madara!" tulis akun itu.
Tak kalah heboh, akun Instagram @lambegosiip juga mengunggahnya dengan judul, "Menolak Ikut Arus, Pemilik Warung Madura 25 Jam Ini Kibarkan Bendera Akatsuki," lengkap dengan promosi fiktif yang mengundang tawa, "Madura Mart 25jam. Promo Beli Satu Bayar Satu, Beli Dua Bayar Dua."
Sontak, unggahan ini pun langsung dibanjiri komentar kocak dari warganet yang imajinasinya tak kalah liar. Banyak yang berspekulasi bahwa warung tersebut adalah markas rahasia para anggota Akatsuki.
Baca Juga: Bendera One Piece di Hari Kemerdekaan: Antara Aksi Kreatif dan Tuduhan Makar
"Itu tempat kumpul anggota akatsuki bagus lah.. Entar bisa riques untuk di suruh SHINRA TENSEI.. Gedung2 penjabat konoha," canda seorang warganet, merujuk pada jurus pamungkas Pain, salah satu anggota Akatsuki.
"Ngeri, tempat tongkrongan akatsuki," timpal yang lain.
Aksi pemilik warung Madura ini menjadi bukti kreativitas dan humor masyarakat Indonesia dalam merespons tren. Di saat sebagian orang menngunakan tren One Piece, warung ini memilih "jalan ninjanya" sendiri dan sukses menciptakan hiburan yang mengundang gelak tawa di dunia maya.
Reporter : Maylaffayza Adinda Hollaoena
Berita Terkait
-
4 Poin Kunci Perang Wacana Bendera One Piece: Dari Hak Asasi Hingga Kesakralan Negara
-
Bendera One Piece dan Simbol Negara: Komnas HAM Vs Menteri, Siapa yang Benar?
-
Bendera One Piece di Hari Kemerdekaan: Antara Aksi Kreatif dan Tuduhan Makar
-
Kalahkan One Piece, Ibu Ini Viral Pasang Bendera Inggris Sambut Kemerdekaan RI
-
Sarbumusi Usai Bertemu Dasco: Belum Ada Kesepakatan Soal Nasib Sopir, Kami Minta Komitmen Tertulis
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!