Pihak kepolisian, termasuk unit Brimob, diturunkan untuk pengamanan dan memastikan tidak terjadi eskalasi.
Sementara di sisi lain, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) membantah klaim GRIB Jaya dan menegaskan legalitas kepemilikan mereka atas lahan tersebut.
GM Legal Department PT Metropolitan Kentjana Tbk, Hery Sulistyono menyatakan bahwa putusan PK MA yang dirujuk oleh GRIB Jaya justru menolak gugatan ahli waris.
Sengketa ini disebut berakar sejak era Kolonial Belanda terkait status tanah partikelir yang dinasionalisasi oleh pemerintah.
Peristiwa ini dengan cepat menjadi viral dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Sebagian warganet mempertanyakan peran aparat dalam penanganan aksi yang dilakukan oleh ormas tersebut.
“Indonesia itu kan banyak aparat ya, tapi kenapa bubarin begini aja kaya sulit banget. Gimana mau maju negeri ini,” kata akun @muhammad***.
Ada pula warganet yang membandingkan tingkat keresahan akibat aksi ini dengan isu-isu lain yang pernah viral.
“Ini lebih meresahkan daripada bendera One Piece,” tulis akun @tiara**.
Baca Juga: Anggota Ormas Grib Jaya Kembali Ditangkap Polisi, Kali Ini Gegara Edarkan Sabu di Cimahi dan Bandung
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara