Selain itu, Ginting menyebut bahwa sikap PDIP tersebut menunjukkan bahwa dirinya berusaha mencari cara untuk memaksimalkan pengaruhnya di dalam pemerintahan tanpa menjadi bagian dari koalisi secara langsung.
“Ini juga menurut saya pragmatisme politik yang sama – sama dilakukan oleh Prabowo dan juga oleh Megawati,” ujarnya.
“Karena sikap PDIP ini menurut saya jelas – jelas ini pragmatisme politik, dimana dia sebagai partai besar berusaha juga mencari cara untuk bisa memaksimalkan pengaruhnya di dalam pemerintahan tanpa harus menjadi bagian dari koalisi pemerintahan secara langsung,” tambahnya.
Sebelumnya, Megawati menegaskan bahwa partainya tidak akan bergabung dalam kabinet pemerintahan mendatang.
Meski begitu, PDIP juga tidak mengambil posisi sebagai oposisi. Partai berlogo kepala banteng itu memilih berdiri sebagai penyeimbang.
Pernyataan itu disampaikan Megawati dalam pidato politik Kongres ke – 6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu, 2 Agustus 2025.
“Kita tidak berada di dalam kabinet, tetapi juga tidak memilih jalur oposisi. Peran kita adalah memastikan bahwa Pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi,” ujar Megawati.
Kontributor : Kanita
Baca Juga: PDIP Jaga Jarak dari Kekuasaan, Tapi Tetap Kawal Kebijakan Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara
-
Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi
-
Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut