Selain itu, Ginting menyebut bahwa sikap PDIP tersebut menunjukkan bahwa dirinya berusaha mencari cara untuk memaksimalkan pengaruhnya di dalam pemerintahan tanpa menjadi bagian dari koalisi secara langsung.
“Ini juga menurut saya pragmatisme politik yang sama – sama dilakukan oleh Prabowo dan juga oleh Megawati,” ujarnya.
“Karena sikap PDIP ini menurut saya jelas – jelas ini pragmatisme politik, dimana dia sebagai partai besar berusaha juga mencari cara untuk bisa memaksimalkan pengaruhnya di dalam pemerintahan tanpa harus menjadi bagian dari koalisi pemerintahan secara langsung,” tambahnya.
Sebelumnya, Megawati menegaskan bahwa partainya tidak akan bergabung dalam kabinet pemerintahan mendatang.
Meski begitu, PDIP juga tidak mengambil posisi sebagai oposisi. Partai berlogo kepala banteng itu memilih berdiri sebagai penyeimbang.
Pernyataan itu disampaikan Megawati dalam pidato politik Kongres ke – 6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu, 2 Agustus 2025.
“Kita tidak berada di dalam kabinet, tetapi juga tidak memilih jalur oposisi. Peran kita adalah memastikan bahwa Pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi,” ujar Megawati.
Kontributor : Kanita
Baca Juga: PDIP Jaga Jarak dari Kekuasaan, Tapi Tetap Kawal Kebijakan Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China