Suara.com - Sosok perempuan berinisial PY, yang dikenal para pengikutnya sebagai "Umi Cinta", menjadi pusat perhatian setelah praktik keagamaannya di Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, ditolak keras oleh warga sekitar.
Kegiatan pengajian yang digelarnya di salah satu rumah dianggap meresahkan dan beroperasi tanpa izin lingkungan.
Puncak keresahan warga dipicu oleh ajaran Umi Cinta yang dianggap tidak lazim.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, disebutkan bahwa ia menjanjikan tiket masuk surga bagi para pengikutnya dengan syarat membayar uang senilai Rp 1 juta.
Klaim inilah yang menyulut amarah warga hingga berujung pada aksi protes.
"Warga Dukuh Zamrud, Kota Bekasi, tolak aktivitas keagamaan 'Umi Cinta' janjikan masuk surga bayar 1 juta," demikian narasi yang tertulis pada video viral tersebut, dikutip pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Menurut keterangan warga setempat, aktivitas pengajian ini bukanlah hal baru dan telah berlangsung selama delapan tahun.
Namun, tokoh agama lokal, AB (54), menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak pernah mendapatkan izin resmi dari pengurus lingkungan, baik RT maupun RW.
Hal ini menguatkan dugaan bahwa praktik tersebut berjalan secara diam-diam dan eksklusif untuk kelompoknya.
Baca Juga: 5 Fakta Polemik 'Umi Cinta' di Bekasi: Dari Dugaan Tarif Surga Rp1 Juta Hingga Protes Warga
Aksi penolakan warga terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @bekasi.kita.
Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah pengikut Umi Cinta, beberapa di antaranya membawa Alquran, keluar dari rumah sambil terus melantunkan bacaan shalawat.
Mereka disambut dengan sorakan oleh massa yang sudah berkumpul di depan rumah, sebagai bentuk protes atas kegiatan yang dinilai mengabaikan norma sosial di lingkungan mereka.
Fenomena ini dengan cepat mengundang reaksi luas dari warganet di media sosial. Banyak yang menyayangkan bagaimana janji surga bisa diperjualbelikan dan mengkritik para pengikut yang dinilai kurang kritis.
Berbagai komentar pedas pun dilontarkan, menghubungkan keberanian Umi Cinta dengan maraknya praktik pungutan liar di berbagai sektor.
Warganet mempertanyakan keputusan para pengikutnya yang rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk janji yang tidak pasti.
Berita Terkait
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
Viral Pengajian Umi Cinta, Bagaimana Cara Masuk Surga Menurut Islam?
-
5 Fakta Viral 'Tiket Surga' Rp1 Juta, Ajaran Umi Cinta Bikin Istri Lawan Suami?
-
Lokasi Jamaah Pengajian Umi Cinta di Mana? Viral 'Biaya' Masuk Surga Bayar 1 Juta
-
Bantah Tarik Infak Rp1 Juta dan Janjikan Surga, Begini Pembelaan Umi Cinta
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya