Perjalanan hidup Yusup juga penuh inspirasi karena dia pernah bekerja sebagai office boy di sebuah percetakan.
Dari lingkungan pekerjaan itulah dia mulai mengenal dunia desain grafis meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan khusus.
Yusup kemudian banyak belajar dari buku-buku dan latihan mandiri hingga akhirnya bisa menciptakan karya seperti logo HUT Jateng.
Cerita Yusup menjadi bukti bahwa kreativitas tidak harus lahir dari fasilitas mewah, melainkan dari semangat dan kemauan keras.
Keberhasilan logo ini memicu banyak komentar dari warganet yang membandingkannya dengan logo HUT ke-80 Republik Indonesia.
Banyak pengguna media sosial berpendapat bahwa logo Jawa Tengah lebih indah, sederhana, dan bermakna.
Logo HUT RI sendiri lahir dari sebuah sayembara nasional yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.
Karya yang terpilih adalah milik Bram Patria Yoshugi, seorang desainer grafis lulusan Institut Teknologi Bandung.
Desainnya dipilih langsung oleh Presiden Prabowo Subianto setelah melalui proses seleksi lima besar finalis.
Baca Juga: Sudah Rilis! Ini 4 Link Download Logo HUT RI ke-80 Resmi dari Setneg.go.id
Logo HUT RI ke-80 memiliki filosofi besar dengan tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."
Bentuk angka 80 dirancang menyatu menyerupai simbol tak terhingga atau infinity yang melambangkan kesinambungan perjuangan bangsa.
Warna merah pada logo melambangkan keberanian dan semangat juang rakyat Indonesia.
Warna putihnya melambangkan kesucian, keikhlasan, dan kemurnian cita-cita bangsa.
Tipografi modern dengan garis tegas menggambarkan visi progresif Indonesia yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Logo ini juga memiliki tiga pilar utama, yaitu persatuan, kesejahteraan rakyat, dan semangat menuju Indonesia maju.
Namun perdebatan tetap muncul karena sebagian besar masyarakat merasa logo Jawa Tengah lebih menyentuh hati.
Logo Jawa Tengah dianggap lebih sederhana, lebih dekat dengan nilai budaya, dan mudah dipahami maknanya.
Sementara logo nasional meskipun penuh makna, dinilai terlalu kaku dan formal bagi sebagian orang.
Perbandingan kedua logo ini menunjukkan bahwa karya seni tidak bisa dilepaskan dari selera publik yang beragam.
Kesederhanaan visual dalam logo Jawa Tengah justru mampu menghadirkan kedekatan emosional dengan masyarakat.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
35 Link Download Desain Banner HUT RI ke-80, Gratis Langsung Pakai Acara 17 Agustusan
-
Apa Itu Keroppi? Karakter Kodok Dinilai Mirip dengan Logo HUT RI Ke-80
-
Apa Tema 17 Agustus 2025? Ini Arti, Filosofi, dan Link Resmi Download Logo HUT ke-80 RI
-
Link Download Logo HUT RI ke-80 Resmi Vector, Lengkap dengan Tema dan Pedoman Penggunaan
-
Link Download Logo HUT RI 80 PNG Resmi Langsung Pasang ke Desain Banner hingga Umbul-umbul
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan