Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat.
Melalui Kedeputian Bidang Penanganan Darurat, BNPB menugaskan tim untuk segera menuju lokasi kejadian, memberikan pendampingan, dan memperkuat koordinasi dengan unsur daerah.
“Analisa betul kondisi di sana. Kita segera masuk ke sana,” tegas Suharyanto.
Imbauan Kesiapsiagaan
BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada terhadap potensi gempa susulan, dan selalu mengutamakan keselamatan.
Beberapa langkah kesiapsiagaan yang dianjurkan antara lain:
-Menjauhi bangunan retak atau berpotensi roboh.
-Memastikan jalur evakuasi di rumah, sekolah, maupun tempat kerja bebas hambatan.
-Menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan pokok, obat-obatan, dokumen penting, dan senter.
Baca Juga: 4 Fakta Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Papua, Bangunan Rusak hingga 4 Kali Gempa Susulan!
-Mematikan aliran listrik, gas, dan air bila diperlukan untuk mencegah kebakaran atau kebocoran.
Sebagai langkah sederhana, masyarakat juga dapat membuat alarm darurat menggunakan perkakas rumah tangga, seperti panci atau kaleng bekas yang ditumpuk.
Jika terjadi guncangan, perkakas tersebut akan jatuh dan menimbulkan suara sebagai tanda bahaya.
BNPB menegaskan, masyarakat sebaiknya hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan BPBD, serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal
-
5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan
-
Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua