Suara.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menjadi bahan sorotan publik usai aksinya terekam kamera saat mengikuti upacara penurunan bendera dalam rangka HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Momen tersebut viral setelah dibagikan ulang oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya akun Instagram @folkyogya pada Senin, 18 Agustus 2025.
Dalam unggahannya, terlihat jelas Puan yang berdiri di barisan pejabat justru sibuk memainkan ponsel di tengah prosesi sakral penurunan Sang Saka Merah Putih.
"Momen sakral gini, bisa-bisanya ibu Ketua DPR RI asyik sendiri dengan HP-nya," tulis keterangan video tersebut.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, suasana khidmat tengah berlangsung ketika pasukan Paskibraka dengan perlahan menurunkan bendera Merah Putih. Salah satu petugas sedang mengambil baki yang terletak di hadapan Puan.
Sementara tamu undangan dan pejabat tampak berdiri tegak dengan sikap hormat, kamera justru menangkap Puan mengangkat tangan, memegang ponselnya.
Puan tampak sibuk mengaktifkan kamera depan seolah merekam video selfie. Aksinya yang berlangsung di momen kenegaraan itu membuat banyak warganet geram dan mempertanyakan etika seorang pejabat negara.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak yang menilai tindakan politikus berusia 51 tahun itu tidak pantas, apalagi dilakukan di hadapan publik pada momen yang seharusnya penuh penghormatan.
"Sumpah, ini miris banget woi. Apa ya pantas/sopan kayak gini? Apa ya enggak ada yang ngajarin ibu? Sekolahnya dulu gimana ya bu? Upacara sakral bisa HP-an, istimewa. Bu harusnya bisa jadi contoh yang baik bu, tolong. Indonesiaku jadi kayak gini," komentar akun @joh***.
Baca Juga: Detik-detik Bendera Terbalik saat HUT RI di Surabaya: Paskibra Selamatkan Momen
"Maluuu Bu Puannn @puanmaharani @pdiperjuangan," tulis akun @jho***.
"Hadehh, minus tuh orang," timpal akun @ing***.
Aksi Puan ini memicu perdebatan luas. Sebagian besar warganet menilai bahwa pejabat setingkat Ketua DPR seharusnya bisa memberi teladan dengan menjaga sikap, terlebih di acara sakral kenegaraan.
Apalagi, pihak protokoler biasanya sudah mengimbau tamu undangan untuk menonaktifkan ponsel selama prosesi berlangsung. Namun kenyataannya, justru Puan yang terlihat sibuk dengan gawai pribadinya.
Kejadian ini semakin membuat miris mengingat Puan Maharani adalah cucu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno yang dahulu memprakarsai kemerdekaan.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Puan Maharani maupun pihak DPR RI terkait video viral tersebut.
Berita Terkait
-
Puan Maharani Bantah Gaji Anggota DPR Naik Rp100 Juta per Bulan, Ini Rincian Faktanya!
-
Bancakan Pitulasan: Tradisi Unik Ramaikan HUT RI yang Menyatukan Perbedaan
-
Petugas Angkut Puluhan Ribu Ton Sampah Sisa Perayaan HUT RI ke-80 di Jakarta
-
Bocah SD Jadi Pahlawan! Nekat Panjat Tiang 12 Meter Selamatkan Merah Putih Berkibar
-
Beda Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka vs IKN, Ada yang Lapangannya Bopeng
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran
-
Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf