Pramono memastikan lomba digitalisasi pasar akan kembali digelar tahun depan.
Bahkan, ia berencana melibatkan pejabat pusat sebagai juri.
"Saya akan ajak Ibu Menteri Keuangan sebagai juri. Pasti ikut lah," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menegaskan dukungan penuh terhadap program digitalisasi pasar yang dicanangkan Pemprov DKI.
Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan target menjadikan Jakarta sebagai kota global.
"Harapannya, pengelola, pedagang, dan pengunjung semuanya mendapat manfaat positif. Program ini akan kita lakukan secepat-cepatnya terhadap kurang lebih 144 pasar yang ada di DKI Jakarta,” ujar Basri.
"Harus kita lakukan secepat mungkin dalam rangka mengejar target Jakarta sebagai kota global," tandasnya.
Sebagai informasi, lomba digitalisasi pasar berlangsung selama 20 hari, dari 22 Juli hingga 10 Agustus 2025.
Kompetisi ini melibatkan 20 pasar binaan Pasar Jaya sebagai proyek percontohan dengan proses penilaian dalam dua periode.
Baca Juga: Macet Parah Jalan TB Simatupang: Pramono Ambil Kebijakan Darurat Alih Fungsi Trotoar Sementara
Penilaian terbagi dalam dua aspek, yakni aspek pasar oleh OPD terkait, serta aspek digitalisasi perbankan oleh OJK dan Bank Indonesia berdasarkan laporan bank peserta.
Bank Jakarta menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dengan meraih tiga penghargaan sekaligus.
Penghargaan itu meliputi Mitra Perbankan Terbaik Kategori Pasar B (Pasar Koja), Pasar A (Pasar Mayestik), serta Mitra Bank Literasi Keuangan Terbaik Kedua.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diraih.
Ia menegaskan, Bank Jakarta menjadikan ajang ini sebagai momentum memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
"Kami memandang digitalisasi pasar tradisional sebagai bagian dari transformasi ekosistem keuangan Jakarta," ujarnya.
Menurut dia, upaya ini tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS dan EDC, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk masuk dalam sistem keuangan formal.
"Bank Jakarta berkomitmen menjadikan digitalisasi sebagai fondasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan," ucap Agus H. Widodo.
Adapun pemenang Lomba Digitalisasi Pasar 2025 terbagi dalam dua aspek.
Untuk aspek pasar, pemenangnya yakni Pasar Mayestik (Mitra Bank Jakarta) sebagai Pasar Digital Terbaik Tipe A, Pasar Koja Baru (Mitra Bank Jakarta) untuk Tipe B, dan Pasar Lenteng Agung (Mitra Bank BRI) untuk Tipe C.
Sementara untuk aspek perbankan, Bank Mandiri meraih Juara 1 pada kategori Program Literasi Terbaik & Teraktif, disusul Bank Jakarta di posisi kedua.
Pada kategori Akses Keuangan Termasif, Bank Mandiri kembali menjadi juara, sementara posisi kedua ditempati Bank BRI.
Sedangkan kategori Digitalisasi Keuangan Terbaik dimenangkan oleh Bank BNI, dengan Bank BCA di urutan kedua.
Berita Terkait
-
Gubernur Pramono Putihkan 1.897 Ijazah Siswa Jakarta, Anggarkan Rp7,6 Miliar
-
Patung Fatmawati Penjahit Bendera Pusaka akan Berdiri di Ikon Baru Jakarta Selatan
-
Panduan Lengkap Cara Pakai QRIS di Jepang: Gampang dan Gak Ribet Sama Sekali
-
QRIS Antarnegara Hadir di Jepang, Netzme Dorong UMKM Indonesia Go Global
-
Jakarta Aman Pasca Gempa Bekasi: Ini Kata Gubernur Pramono Anung
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar