Suara.com - Sebanyak 400 orang aksi demonstrasi 25 Agustus dikabarkan ditangkap pihak kepolisian. Dari ratusan peserta aksi, sebagian besar yang tertangkap merupakan anak-anak.
Mengutip Instagram LBH Jakarta, setelah ditangkap sejak semalam, para demonstran belum mendapat pendampingan hukum.
“Bantuan hukum dari LBH Jakarta belum diperbolehkan mendampingi massa aksi,” tulis akun tersebut, dikutip Selasa (26/8/2025).
Meski demikian, berdasarkan informasi dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya, ada 400 orang yang ditangkap dan sedang didata.
“Dugaan kuat, 200-an di antaranya merupakan anak di bawah umur,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan dari LBH Jakarta melalui Instagramnya, ada sejumlah peserta aksi yang mengalami luka diduga akibat penyiksaan aparat.
“Pendamping hukum melihat peserta aksi yang ditangkap mengalami bonyok dan luka-luka,” tandasnya.
Hingga saat ini, pihak Polda Metro Kaya belum menyebut jumlah pasti demonstran yang ditangkap saat aksi kemarin.
Diberitakan sebelumnya, aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI yang berlangsung hingga Senin (25/8/2025) malam berakhir ricuh dan meluas ke sejumlah titik.
Baca Juga: Lapor Polisi Mobil Dirusak, Detik-detik ASN Kementerian Diamuk Massa saat Demo 25 Agustus
Suasana mencekam terjadi di kawasan Slipi, di mana massa yang marah bertindak anarkis dengan merusak fasilitas umum milik aparat keamanan.
Meski siang telah berganti malam, tensi antara massa aksi dan aparat kepolisian tidak kunjung mereda.
Bentrokan terjadi berulang kali, dan kerumunan massa mulai menyebar ke berbagai lokasi strategis, seperti depan mal Senayan Park, arah Semanggi, dan Perempatan Slipi.
Di kawasan Slipi inilah puncak anarkisme massa terjadi. Berdasarkan rekaman video yang diterima Suara.com, sebuah pos polisi yang berada di wilayah tersebut menjadi sasaran amuk massa yang sudah tidak terkendali.
Tidak berhenti di situ, massa yang sudah bertindak beringas juga membakar tenda yang terpasang di pos polisi tersebut. Kobaran api terlihat menyala di tengah kerumunan, menandai eskalasi kericuhan yang semakin parah.
Petugas keamanan di lokasi sempat berusaha menenangkan massa dan mengimbau agar tidak melakukan perusakan. Namun, upaya tersebut sia-sia dan sama sekali tidak dihiraukan.
Berita Terkait
-
Disebut Melamun, Pria Diduga Intel Kena Lemparan Ban Mobil dari Pengunjuk Rasa
-
'Surat Cinta' Rakyat di Tembok DPR: Dari 'Who Needs Gibran' Sampai 'Gaji Naik, IQ Jongkok'
-
400 Pendemo di DPR Ditangkap dan Jurnalis Dipukul, Lokataru: Polisi Jadi Simbol Musuh Rakyat!
-
Siapa Nama Asli Pascol? Aksinya Viral Usai Ikut Demo 25 Agustus 2025 di Gedung DPR RI
-
Lapor Polisi Mobil Dirusak, Detik-detik ASN Kementerian Diamuk Massa saat Demo 25 Agustus
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah