- Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan tanda kehormatan negara kepada ratusan tokoh nasional di istana negara.
- Dalam prosesi resmi tersebut, Prabowo tampak menegur pembawa acara (MC) yang diduga salah ucap.
- Aksi Prabowo ini sukses bikin deg-degan.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan tanda kehormatan negara kepada ratusan tokoh nasional dalam upacara di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 25 Agustus 2025.
Acara ini menarik perhatian publik, bukan hanya karena daftar penerima penghargaan yang diwarnai pejabat hingga artis, tetapi juga lantaran momen unik yang terjadi di atas panggung.
Dalam prosesi resmi tersebut, Prabowo tampak menegur pembawa acara (MC) yang diduga salah ucap. Teguran tersebut bukan dengan kata-kata lantang, melainkan hanya melalui gerakan tangan dan mimik wajah.
Video momen itu langsung viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @perpekshit pada Selasa, 26 Agustus 2025.
"Ketika Pak Prabowo tegur MC yang salah baca dengan gerakan tangan," tulis akun tersebut sebagai keterangan video.
Dalam rekaman, Prabowo terlihat sempat berdiam dan mendengarkan seksama kalimat yang diucapkan MC.
Begitu menyadari ada kesalahan, sang presiden langsung berbalik badan dan mengoreksi dengan gerakan jari.
Meski tanpa suara, gerakan bibirnya jelas menyebut kata "salah, salah."
Ekspresi Presiden tetap tersenyum, namun warganet meyakini teguran itu cukup membuat jantung sang MC berdebar kencang.
Baca Juga: Dapat Medali Kehormatan dari Prabowo, Jaja Miharja: Kalau Ada yang Mau Beli...
"Dag dig dug ser jantung itu pasti," tambah akun pengunggah.
Tak butuh waktu lama, kolom komentar pun dipenuhi reaksi netizen. Banyak yang ikut merasakan ketegangan sang MC ketika ditegur langsung oleh kepala negara.
Sementara itu, di luar momen viral tersebut, acara penganugerahan tanda kehormatan ini sempat menuai sorotan karena sejumlah penerima merupakan anggota Kabinet Merah Putih yang baru menjabat 10 bulan.
Penghargaan itu disebutkan diberikan berdasarkan jasa dan prestasi, bukan sekadar jabatan.
Berita Terkait
-
Bahlil Bungkam Soal Parpol Lain, Fokus Tegaskan Dukungan Golkar untuk Prabowo
-
Mendadak! Jaja Miharja Kaget Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo
-
Kabinet Prabowo Kian 'Gemoy'! Kemenkeu Beberkan Sumber Anggaran Kementerian Haji dan Dua Badan Baru
-
Jaja Miharja Sebut Nama Christine Hakim Hingga Kak Seto Turut Terima Penghargaan di Istana Negara
-
Bertemu Presiden Prabowo di Istana, Golkar Tegaskan Dukungan Penuh
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Status Hukum Masih Dikaji, Bareskrim Pertimbangkan Sidang Adat Toraja dalam Kasus Pandji
-
LPDP Masih Hitung Nilai Pengembalian Dana Beasiswa Alumni AP Suami Dwi Sasetyaningtyas
-
Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Resmi Jadi Tersangka: Positif Sabu!
-
Di Hadapan Raja Yordania, Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perdamaian di Palestina
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3