Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia mengimbau para mitra driver untuk menghindari area rawan kerusuhan demi menjaga keselamatan saat menjalankan layanan.
Perusahaan menegaskan keselamatan mitra dan pengguna menjadi prioritas utama.
“Keselamatan mitra dan pengguna selalu menjadi prioritas utama kami,” ujar Direktur Public Affairs & Communications PT GoTo Gojek Tokopedia, Ade Mulya, dalam keterangan resmi, ditulis Senin (1/9/2025).
"Untuk itu, kami senantiasa melakukan berbagai langkah agar layanan berjalan seaman mungkin, sehingga masyarakat tetap bisa mengandalkan Gojek dengan tenang dan mitra tetap aman di jalan," katanya menambahkan.
Ade menyampaikan kalau pihaknya secara rutin mengirimkan imbauan keselamatan melalui aplikasi mitra.
Beberapa di antaranya yakni agar driver menghindari aktivitas di area rawan, mengutamakan perjalanan di kawasan perumahan atau lokasi yang lebih aman, serta memanfaatkan tombol darurat jika menghadapi kondisi tidak diinginkan.
Selain itu, perusahaan juga menyiagakan Satgas dan Ambulans Gojek 24 jam yang dapat dihubungi kapan pun mitra membutuhkan bantuan.
“Kami juga mengingatkan seluruh mitra yang tetap memilih menjalankan layanan untuk selalu waspada, menjaga diri dan penumpang, serta menjauhi lokasi-lokasi rawan dan tidak mudah terprovokasi demi menjaga keselamatan bersama,” kata Ade.
Kendati demo dan kerusuhan masih terjadi hingga Minggu (31/8) kemarin, Ade menyampaikan kalau layanan Gojek tetap tetap hadir.
Baca Juga: KKJ Kecam Pembunuhan Berencana Jurnalis Al Jazeera
“Layanan Gojek tetap hadir untuk membantu masyarakat. Semua ini berkat dedikasi para mitra driver dan mitra merchant yang dengan sepenuh hati terus melayani masyarakat," ujarnya
"Kami sangat mengapresiasi semangat mereka yang setiap hari berjuang, menafkahi keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen," lanjut Ade.
Berita Terkait
-
GoTo Berikan Beasiswa untuk Adik Almarhum Mitra Driver Affan Kurniawan
-
Santunan Tak Cukup, Publik Desak Grab dan Gojek Beri Pendampingan Hukum untuk Keluarga Affan
-
Driver Gojek Tewas Dilindas Mobil Rantis Polisi, GoTo Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Mobil Terlalu Canggih Dinilai Berpotensi Membahayakan Keselamatan
-
KKJ Kecam Pembunuhan Berencana Jurnalis Al Jazeera
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT