Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, selalu menantang Indonesia berperang di Laut Ambalat.
Narasi tersebut beredar di Facebook yang diunggah oleh akun bernama “Ivan Ivan” pada Jumat (29/8/2025). Unggahan tersebut memuat narasi singkat yang menuding militer Malaysia ingin berperang dengan Indonesia.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Tim Pemeriksa Fakta TurnBackHoax menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan kata kunci “Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim selalu menantang Indonesia berperang di Laut Ambalat” di mesin pencarian Google.
Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional yang menguatkan klaim tersebut.
Sebaliknya, berdasarkan pemberitaan yang ada, Anwar Ibrahim justru menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan wilayah Malaysia melalui diplomasi. Dalam isu Laut Ambalat, ia tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi yang berisi tantangan perang terhadap Indonesia.
Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah sepakat menyelesaikan sengketa Ambalat secara damai. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Anwar Ibrahim di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (27/6/2025) menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama pengelolaan kawasan tersebut, bukan memperuncing konflik.
Laut Ambalat adalah kawasan perairan yang telah lama menjadi perbincangan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia.
Meskipun ada ketegangan di masa lalu, kedua negara berkomitmen memperkuat hubungan bilateral dan menyelesaikan perbedaan melalui jalur negosiasi. Tidak ada pernyataan resmi dari pihak Malaysia yang memprovokasi perang dengan Indonesia.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim selalu menantang Indonesia berperang di Laut Ambalat adalah hoaks. Informasi tersebut tidak didukung bukti dan termasuk dalam kategori konten menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
-
WNA di Bali Bikin Onar, Ancam Patahkan Kaki Warga setelah Menuduh Maling
-
Viral Rumah Angker Disulap Jadi Kos-kosan Mewah, Untung Rp336 Juta per Tahun
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi
-
Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
-
Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,
-
Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?
-
Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang