Komisioner Komnas HAM Bidang Pengkajian dan Penelitian Uli Parulian Sihombing (kiri) berbincang dengan Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Kota Makassar Fadli Tahar (kanan) di sela meninjau kondisi terkini pascapembakaran gedung DPRD Kota Makassar, di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (3/9/2025) [Suara.com/ANTARA/HO-Dokumentasi BPBD Makassar]
Sejumlah orang menjadi korban, empat orang di antaranya meninggal dunia, yakni tiga korban tewas terdampak kebakaran di gedung DPRD Makassar, Jalan Andi Pangeran Pettarani, dan satu orang lainnya pengemudi ojek online dikeroyok massa di Jalan Urip Sumoharjo karena dituduh intelijen.
Selebihnya korban lainnya mengalami luka berat dan sedang telah dirawat di rumah sakit.
Dari data BPBD Kota Makassar, estimasi kerugian atas kejadian pembakaran gedung DPRD Kota Makassar mencapai Rp253,4 miliar.
Selain itu, tercatat 67 unit mobil dan 15 sepeda motor serta dokumen penting dan gedung tersebut ludes terbakar.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat