- Pubaya Yudhi Sadewa ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.
- Ia mengikuti proses pelantikan hari ini, Senin, 8 September 2025.
- Intip sosok dan rekam jejak Purbaya Yudhi Sadewa.
Suara.com - Purbaya Yudhi Sadewa resmi ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani yang terkena reshuffle kabinet pada Senin, 8 September 2025.
Ia mengikuti prosesi pelantikan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Sisa Masa Jabatan 2024–2029 di Jakarta, yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.
"Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan," demikian bunyi keterangan resmi yang dibacakan dan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Siapa Purbaya Yudhi Sadewa?
Purbaya Yudhi Sadewa kini menduduki jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani yang sebelumnya terkena reshuffle kabinet.
Ia lahir di Bogor pada 7 Juli 1964.
Sebelum dipercaya menjadi Menkeu, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak tahun 2020.
Berdasarkan data dari laman resmi LPS, Purbaya menyelesaikan pendidikan S1 di Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung (ITB).
Baca Juga: Selain Pecat Sri Mulyani, Ini 4 Kementerian yang Kena Reshuffle Prabowo
Ia kemudian meraih gelar Master of Science (M.Sc) dan Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.
Pengalaman kariernya cukup panjang di pemerintahan, antara lain sebagai berikut.
- Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Marves (Mei 2018–September 2020).
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016–Mei 2018).
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (November 2015–Juli 2016).
- Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden (April 2015–September 2015).
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Perekonomian (2010–2014).
- Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014).
- Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking) atau “Pokja IV” di bawah Kemenko Perekonomian (Juni 2016–sekarang).
- Anggota Dewan Pertimbangan Kadin (2016–sekarang) serta Anggota Indonesia Economic Forum (2015–sekarang).
Selain di pemerintahan, Purbaya juga memiliki pengalaman luas di sektor swasta. Ia pernah berkarier sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA.
Selain itu, juga Senior Economist di Danareksa Research Institute, serta menjabat sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities.
Lalu Chief Economist Danareksa Research Institute, dan anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero).
Itulah ulasan mengenai Purbaya Yudhi Sadewa yang baru saja dilantik menjadi Menteri Keuangan. Semoga membantu!
Berita Terkait
-
Selain Pecat Sri Mulyani, Ini 4 Kementerian yang Kena Reshuffle Prabowo
-
Budi Gunawan hingga Sri Mulyani Diberhentikan, Ini Menteri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Siapa Purbaya Yudhi Sadewa? Bakal Jadi Menteri Keuangan Gantikan Sri Mulyani
-
Prabowo Gelar Reshuffle Ganti Sri Mulyani, IHSG Langsung Anjlok 1,28 Persen
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi