- Presiden Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa mentalitas Londo Ireng masih ada di Indonesia.
- Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta pada Kamis.
- Prabowo menduga mentalitas pengkhianat bangsa itu kini menyamar menjadi wartawan, pengamat, dan LSM.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meyakini ada masyarakat yang bermental Londo Ireng. Hanya saja mereka kini mengenakan baju lain, mulai dari wartawan hingga LSM.
Mengapa Prabowo bicara demikian dan apa yang menjadi dasar Kepala Negara memercayai keberadaan Londo Ireng baik di LSM maupun di media?
Londo Ireng sendiri merupakan istilah yang merujuk kepada pihak-pihak yang dulu justru memihak kepentingan asing atau Belanda, menjadi pengkhianat terhadap saudara atau bangsanya sendiri.
Keyakinan Prabowo ada Londo Ireng yang mengenakan seragan jurnalis dan LSM, diawali oleh keheranan Prabowo atas pemberitaan di salah satu media.
"Saudara-saudara, ada juga media-media yang ya kan walaupun kita sudah perbaiki 67.000 sekolah dia cari sekolah yang belum diperbaiki, dia foto besar taruh di halaman pertama," kata Prabowo di Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Prabowo menegaskan memahami maksud serta tujuan di pemberitaan terkait. Hanya saja, ia enggan menyebutkan berita dan media yang dimaksud.
"Aduh dia kira kita nggak ngerti, heh, saya nggak sebutlah media mana itu. Kalau saya sebut ya pada saatnya akan saya sebut, kalian sudah tahulah," kata Prabowo.
Meski heran terhadap pemberitaan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah yang ia pimpin menjujung tinggi demokrasi, termasuk menerima segala kritik.
"Kita negara demokrasi kita tidak antikritik tapi kita bukan anak kecil," kata Prabowo.
Baca Juga: Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
Prabowo menegaskan maksud pernyataannya soal "bukan anak kecil". Pernyataan itu ditujukan untuk menegaskan bahwa Prabowo tidak menutup mata terhadap bangsa sendiri yang justru berpaling dan memihak asing.
"Kita tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Itu yang dulu kita sebut Londo Ireng ya. Yang ikut Belanda perang lawan kita," kata Prabowo.
Kepala Negara menilai mentalitas Londo Ireng masih tertanam di bangsa. Tetapi tidak secara terang-terangan, melainkan ada dalam sejumlah unsur, semisal media, LSM, sampai pengamat.
"Londo-londo Ireng ini sampai sekarang masih ada, hanya dia sekarang pakai baju lain kan. Wartawan, jurnalis, apa itu pengamat, LSM. LSM harus kita tanya yang gaji lo siapa? Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphone-mu siapa? Cari pekerjaan susah kita tahu kan?" kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'
-
DPR Ngaku Belum Pernah Dilibatkan Pemerintah Bahas Universitas Republik Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun
-
Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik
-
Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi
-
Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung