- Lisa Mariana menantang Ridwan Kamil untuk melakukan tes DNA ulang di RS Mount Elizabeth
- Lisa menyindir agar RK berani menghadapi tantangan tersebut
- RK, Lisa, dan anak berinisial CA telah menjalani pengambilan sampel DNA berupa darah dan liur pada 7 Agustus 2025.
Suara.com - Selebgram Lisa Mariana menantang mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), untuk melakukan tes DNA ulang di RS Mount Elizabeth, Singapura.
Tantangan itu disampaikan melalui kuasa hukumnya, Jhonboy Nababan, usai pemeriksaan Lisa di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
Menurut Jhonboy, jika RK benar-benar yakin putri Lisa berinisial CA bukan anak biologisnya, maka tidak ada alasan untuk menolak tes DNA ulang.
“Kalau Pak Ridwan Kamil yakin 1.000 persen dia ngapain takut, maju aja terus,” tegas Jhonboy.
Kuasa hukum Lisa lainnya, Bertua Hutapea, menambahkan pihaknya sudah mengajukan permohonan tes DNA ulang di Singapura kepada Bareskrim Polri.
Ia menyindir agar RK berani menghadapi tantangan tersebut.
“Harus sama-sama gentlemen dong, seperti yang dikatakan Pak Jon. Kalau memang kalian menganggap itu 1.000 persen tidak identik, kenapa harus takut. Ayo lah, kita ke Singapura, ngopi-ngopi di Orchard Road,” ujar Bertua.
Hasil Tes DNA Polri
Sebelumnya, RK, Lisa, dan anak berinisial CA telah menjalani pengambilan sampel DNA berupa darah dan liur pada 7 Agustus 2025.
Baca Juga: Penuhi Panggilan Bareskrim, Lisa Mariana Semringah Didampingi Pacar
Pemeriksaan ini dilakukan setelah laporan RK pada April 2025 terhadap Lisa yang menuding CA sebagai anak hasil hubungan gelap.
Bareskrim Polri kemudian mengumumkan hasil tes DNA pada Rabu (20/8/2025), yang menyatakan CA bukan anak biologis RK.
Sementara RK memilih bungkam saat ditanya mengenai tantangan tes DNA ulang dari pihak Lisa.
“Saya tak ada komentar, tapi kita menghormati institusi kepolisian yang sudah teruji dalam melakukan tes DNA. Mau di mana aja, 1.000 persen hasilnya sama,” kata RK usai diperiksa di Bareskrim, Kamis (28/8/2025).
Berita Terkait
-
Hasil Tes DNA Ridwan Kamil Ada Beberapa Persen Identik, Lisa Mariana: Itu Memang Anaknya
-
Lisa Mariana Gandeng Pacar Baru ke Bareskrim, Senyum Sumringah di Tengah Kasus dengan Ridwan Kamil
-
Didampingi Pacar Baru Hadapi Kasus RK di Bareskrim, Lisa Mariana: Aku Siap Jawab Semua Pertanyaan!
-
Penuhi Panggilan Bareskrim, Lisa Mariana Semringah Didampingi Pacar
-
KPK Telusuri Dugaan Ridwan Kamil Pakai Uang Korupsi BJB untuk Pilkada Jakarta 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis