Suara.com - Kasus juru parkir (jukir) Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang mematok tarif parkir Rp30.000 untuk mobil viral di media sosial.
Peristiwa ini memicu perbincangan hangat warganet setelah foto karcis parkir dengan kop “Paguyuban Warga RW XIII” tersebar luas.
Kepala UPTD Perparkiran Dishub Solo, Haryono, membenarkan adanya praktik tersebut. Ia mengungkapkan bahwa juru parkir berinisial J, yang terdaftar sebagai petugas resmi untuk sif subuh, kedapatan membuat karcis parkir palsu dan menaikkan tarif semaunya.
“Setelah mengetahui adanya hal itu, kami langsung ke lokasi. Awalnya tidak ada yang mengakui, namun akhirnya kami identifikasi pelakunya,” kata Haryono.
Menurutnya, J sengaja menyasar kendaraan minibus atau Elf dengan tarif Rp30.000, padahal sesuai aturan resmi tarif parkir Masjid Raya Sheikh Zayed adalah Rp3.000 untuk motor, Rp5.000 untuk mobil, dan Rp10.000 untuk minibus.
“Dia berinisiatif membuat karcis parkir sendiri. Ditulis sendiri, tanda tangan sendiri, dan memberi harga sesuka hatinya, bukan menggunakan karcis yang telah disediakan Dishub,” jelas Haryono.
Menanggapi kasus ini, Wali Kota Solo, Respati Ardi, langsung memerintahkan pencabutan izin juru parkir tersebut. Ia menegaskan bahwa solusi permanen untuk penataan parkir Masjid Raya Sheikh Zayed segera dicarikan bersama Dishub dan pengurus masjid.
“Soal parkir ini, cabut izinnya, dan segera dibereskan,” tegas Respati di Balai Kota Solo, Kamis (11/9/2025).
Selain itu, Respati menyebut pengawasan parkir akan diperketat dengan melibatkan kepolisian agar kejadian serupa tidak berulang.
5 Fakta Viral Jukir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
1. Tarif Parkir Rp30.000 Jadi Viral
Foto karcis parkir palsu dengan tarif Rp30.000 untuk mobil langsung viral di media sosial. Karcis tersebut mencantumkan nama “Paguyuban Warga RW XIII” meski bukan karcis resmi dari Dishub.
2. Oknum Juru Parkir Resmi
Pelaku berinisial J ternyata petugas parkir resmi di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Namun, ia menyalahgunakan kewenangannya dengan membuat karcis sendiri dan mematok tarif semaunya.
3. Aturan Resmi Tarif Parkir Masjid
Berita Terkait
-
Picu Spekulasi, Tulisan Season 3 di Trailer Film Solo Leveling Kini Dihapus
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?
-
Mimi OH MY GIRL Siap Debut Solo, Tunjukkan Warna Musik Lewat Single Perdana
-
Young K Temukan Kedamaian dalam Kesendirian di Lagu Comeback Shut the Door
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mengapa Donald Trump Tidak Bisa Jadi Presiden 3 Periode Amerika Serikat?
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat