- Pengunduran diri keponakan Prabowo dari DPR ikut dikomentari Mahfud MD
- Mahfud Md menyebut jika Sara menjadi korban imbas pengunduran dirinya di parlemen
- Ucapan Mahfud pun dikritik netizen
Suara.com - Pengunduran diri keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati alias Sara dari kursi anggota DPR RI turut dikomentari oleh mantan Menkopolhukam, Mahfud MD. Pernyataan itu disampaikan Mahfud lewat cuitan terbarunya di akun X pribadinya pada Jumat (12/9/2025).
Lewat cuitannya, Mahfud MD awalnya memuji intelektualitas putri pengusaha Hashim Djojohadikusumo itu saat masih duduk di parlemen.
"Sebenarnya Saraswati itu berkualitas dan peofesional sbg anggota DPR. Saya pernah bertemu dgnnya di Malang. Saras cerdas, tahu tupoksi, dan correct," ujar Mahfud MD dilihat pada Jumat.
Dia pun menduga alasan pengunduran diri Sara itu setelah ramai gunjingan kepada DPR imbas dari kebijakan dan perilaku sejumlah anggota Dewan yang memicu kemarahan rakyat.
Bahkan, mencuatnya ucapan kontroversial sejumlah anggota DPR membuat gelombang protes massa yang meluas di sejumlah daerah, termasuk Jakarta pada Agustus 2025 lalu.
Mahfud pun menganggap jika Sara menjadi korban imbas ulah para anggota Dewan bermasalah.
"Tetapi karena terjadi badai politik yg menerjang DPR maka Saraswati ikut menjadi korban," beber Mahfud.
Lebih lanjut, Mahfud pun mengaku tidak menampik jika Sara sempat dianggap salah ngomong ketika membahas masalah lapangan kerja. Menurut Mahfud, hal itu yang memicu Keponakan Prabowo untuk mundur dari kursi DPR.
"Statement Saras yang sudah agak lama jadi pemicu. Dia bilang seharusnya generasi muda menunggu lapangan kerja dari Pemerintah tetapi harus kreatif menciptakan lapangan kerja sendiri. Itu dianggap keliru oleh netizen. Modalnya dari mana? kata netizen," ungkap Mahfud MD.
Pandangan Mahfud MD soal pengunduran diri Sara pun membuat netizen ikut berkomentar. Bahkan muncul pertanyaan dari sejumlah netizen soal Sara yang disebut oleh Mahfud sebagai korban.
Baca Juga: Keponakan Prabowo Ngaku Mundur DPR Bukan Incar Kursi Menpora, Netizen Tak Percaya Omongan Politikus
"Korban opo (apa)? Politisi sama aja semua termasuk sampeyan (kamu)," tulis seorang netizen disertai emoji tertawa.
"Korban dari kelakuannya juga Prof. Itulah bahayanya di negeri ini Prof. Banyak yang cerdas tapi nuraninya yang gak ada," timpal yang lain.
"Pak yang ciptain badai kan DPR sendiri, plus dia yang munculin badai kecil karna pernyataannya," sahut netizen lainnya menanggapi cuitan Mahfud.
Di sisi lain, beberapa juga penasaran dengan alasan Sara yang mundur. Terlebih muncul isu yang mengaitkan nama Sara dengan kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang kini kosong usai Prabowo memecat Dito Ariotedjo.
"Dia mah mau menteri makanya mundur," curiga netizen.
"Kalo pindah ke menteri ya sama aja sih," celetuk yang lain.
Berita Terkait
-
Keponakan Prabowo Ngaku Mundur DPR Bukan Incar Kursi Menpora, Netizen Tak Percaya Omongan Politikus
-
Sesumbar 10 Menit Buktikan Nadiem Makarim Tak Bersalah, Mahfud MD Sebut Hotman Paris Lihai, Mengapa?
-
Sadar Diri Sakiti Rakyat, Rocky Gerung Puji Nyali Keponakan Prabowo Mundur dari DPR: Sikap Otentik!
-
Dicap Congkak, Bekas Ajudan Gus Dur Ceramahi Anak Menkeu Purbaya: Siapa yang Ajari Kamu Jumawa Nak?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus