- Kebakaran hebat terjadi di kilang minyak Pertamina Dumai.
- Insiden terjadi pada Rabu, 1 Oktober 2025 malam dan langsung dapat dipadamkan.
- Sebelum kebarakan terjadi, terdengar suara ledakan keras yang membuat warga berhamburan keluar rumah.
Suara.com - Kebakaran hebat melanda kilang minyak milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) II Dumai, Riau, pada Rabu malam, 1 Oktober 2025.
Insiden bermula dari ledakan keras yang kemudian memicu munculnya kobaran api dari unit kilang minyak Pertamina Dumai.
Suara ledakan yang menggelegar pun lantas membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah karena ketakutan.
Berikut adalah fakta-fakta kebakaran kilang Pertamina Dumai.
1. Terjadi Pukul 20.30 WIB
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di kompleks Kilang Pertamina RU II Dumai. Ledakan keras terdengar terlebih dahulu sebelum kobaran api terlihat membesar.
Suara dentuman terdengar cukup jelas oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi. Banyak di antara mereka segera keluar rumah karena khawatir api akan menjalar ke pemukiman.
Ribuan warga bahkan dilaporkan memadati Jalan Putri Tujuh, baik dengan sepeda motor maupun berjalan kaki, untuk menyaksikan langsung kobaran api yang melahap kilang.
2. Tidak Ada Korban Jiwa
Baca Juga: Polisi dan TNI Turun Tangan Amankan Objek Vital Kilang Pertamina Dumai yang Terbakar
Belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini. Pihak rumah sakit terdekat juga belum menerima adanya korban luka dari kalangan pekerja maupun warga sekitar.
Meski demikian, pihak perusahaan masih melakukan pemeriksaan internal terhadap seluruh karyawan yang bertugas di unit terdampak.
3. Langsung Berhasil Dipadamkan
Tim darurat internal Pertamina dengan cepat menurunkan regu pemadam kebakaran ke lokasi. Mereka bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Dumai, dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.20 WIB.
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, dilakukan proses pendinginan di area yang terdampak. Langkah ini penting guna memastikan tidak ada sisa panas atau percikan api yang berisiko memicu kebakaran susulan.
4. Sempat Terjadi Aksi Unjuk Rasa
Berita Terkait
-
Polisi dan TNI Turun Tangan Amankan Objek Vital Kilang Pertamina Dumai yang Terbakar
-
Kilang Minyak Dumai Kebakaran, Stok BBM Pertamina Gimana?
-
Sempat Dilalap Api, Profil Kilang Minyak Dumai: Pemasok 16% Energi Nasional Berjuluk 'Putri Tujuh'
-
Kilang Minyak Dumai Pertamina Kebakaran, Operasional Terganggu?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?
-
Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
-
Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar
-
Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas
-
Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN
-
Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur
-
Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi
-
Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!
-
Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi
-
Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika