-
Sebuah bus DAMRI ludes terbakar di Tol Cikampek arah Purwakarta.
-
Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada bagian mesin bus.
-
Berkat kesigapan sopir, seluruh penumpang dan barang berhasil dievakuasi selamat.
Suara.com - Momen mencekam terjadi di ruas Tol Cikampek pada Jumat (3/10/2025) sore, ketika sebuah bus DAMRI tujuan Purwakarta ludes dilalap api.
Namun, berkat kesigapan luar biasa sang sopir, sebuah tragedi berhasil dihindari dengan seluruh penumpang berhasil dievakuasi tepat waktu.
Insiden ini terjadi di area kanalisasi menjelang pintu masuk tol layang MBZ dari arah Tanjung Priok.
Dalam rekaman video yang beredar, bus bernomor polisi B 7924 TGA itu tampak hangus total dan hanya menyisakan kerangka hitamnya.
Asap tebal masih mengepul pekat, sementara api kecil masih menyala di beberapa bagian serpihan yang tercecer di aspal.
Kepala Induk PJR Cikampek, Kompol Sandy Titah Nugraha, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Bus tersebut sedang dalam perjalanan melayani rute Bandara Soekarno-Hatta menuju Purwakarta.
Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari masalah teknis di ruang mesin.
"Menurut keterangan pengemudi, ia melihat ada isyarat peringatan di dasbor. Ia kemudian mengecek ke ruang mesin dan menemukan ada kabel korsleting yang menimbulkan api," tutur Sandy dalam keterangannya kepada wartawan.
Baca Juga: Jarum Speedometer 'Terkunci' di 130 Km/Jam, WNA Arab Saudi Tewas Seketika di Tol Jagorawi
Menyadari bahaya yang mengancam, sopir bus bernama Budi Sukmara tidak panik.
Ia segera menginformasikan petugas PJR dan Jasa Marga sambil dengan sigap memimpin proses evakuasi seluruh penumpang beserta barang bawaan mereka keluar dari bus.
Tindakan cepat dan tepat inilah yang menjadi kunci keselamatan puluhan nyawa di dalamnya.
"Seluruh penumpang dan barang berhasil dievakuasi dengan selamat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya