-
Ekonom prediksi Indonesia hadapi ancaman resesi ekonomi pada kuartal ketiga 2026.
-
Program Makan Bergizi Gratis dikritik sebagai pemborosan anggaran ultra populis.
-
Tabungan kelas menengah anjlok, menjadi ticking time bomb bagi lapangan kerja anak muda.
Ticking Time Bomb
Lebih jauh, Latuhihin mengkritisi program lain seperti perluasan Kodam dan Koperasi Merah Putih (KMP) yang dinilainya lebih bernuansa 'proyek politik' ketimbang proyek ekonomi yang produktif.
"Ini semua proyek politik, bukan proyek-proyek yang memang benar-benar untuk menangani ekonomi," katanya.
Menurutnya, iklim kebijakan saat ini membuat pengusaha—yang seharusnya menjadi motor penciptaan lapangan kerja—merasa tidak nyaman.
Konsekuensi paling serius dari kondisi ini, menurut Ferry, adalah ancaman bagi generasi muda.
"Kaum muda menjadi tidak bisa dapat pekerjaan. Ini adalah ticking time bomb," katanya.
Ia juga menggarisbawahi potensi bahaya dari bonus demografi yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang mampu menyerap angkatan kerja baru.
Reporter : Safelia Putri
Baca Juga: Kepala BGN: Dampak Program MBG Nyata, Tapi Tak Bisa Dilihat Instan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku