-
Ekonom prediksi nilai tukar Rupiah bisa tembus Rp20.000 per dolar.
-
Kebijakan bunga dolar dinilai picu capital flight, membuat Rupiah semakin tertekan.
-
Independensi Bank Indonesia yang rapuh mengancam kepercayaan terhadap mata uang Rupiah.
Melemahnya independensi bank sentral ini menggerus kepercayaan pasar terhadap Rupiah.
"Kalau kepercayaan terhadap independensi Bank Indonesia itu rapuh, siapa yang mau megang rupiah?" tanyanya.
Situasi ini, menurutnya, mendorong masyarakat untuk mencari perlindungan ke mata uang lain seperti dolar Singapura, dolar Australia, atau Euro, tidak hanya terbatas pada dolar AS.
Kondisi ekonomi yang menuju 'zombie state' ini diperparah oleh masifnya pembangunan infrastruktur yang tidak produktif.
"Banyak yang tidak produktif. Jalan tol di beberapa tempat itu yang jalan cuma delapan mobil satu hari," katanya.
Ia menutup dengan kritik fundamental terhadap prioritas pemerintah.
Baginya, fokus utama seharusnya adalah menciptakan ekosistem yang kondusif bagi penciptaan lapangan kerja, bukan program populis semata.
"Negara tugas negara adalah satu, memikirkan bagaimana menciptakan lapangan kerja, bukan ngasih makan orang dengan makanan," tegasnya.
Reporter : Safelia Putri
Baca Juga: Jalani Kebijakan 'Koplaknomics', Ekonom Prediksi Indonesia Hadapi Ancaman Resesi dan Gejolak Sosial
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik