- Gadis cilik ituterlihat berambut berwarna coklat, mengenakan kaus merah muda dan celana pendek merah.
- Gadis kecil itu terlihat berinteraksi sebentar dengan beberapa tamu sebelum akhirnya digendong petugas.
- Aksi tak terduga gadis cilik ini memicu berbagai reaksi dari netizen.
Suara.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Monas sempat diwarnai kejadian tak terduga. Sebuah video viral menunjukkan seorang gadis kecil tiba-tiba masuk ke area acara dan mendekati para tamu serta jenderal TNI untuk meminta-minta, atau menawarkan dagangan tisu.
Dalam video yang beredar di akun Instagram @ignt_ius, terlihat gadis cilik berambut berwarna coklat ini mengenakan kaus merah muda dan celana pendek merah.
“Saat HUT TNI ke-80 di Monas, muncul seorang gadis kecil yang datang mendekati para tamu dan anggota TNI untuk meminta-minta,” tulisnya dalam video tersebut dikutip Senin (6/10/2025).
Pada unggahan tersebut, ia terlihat berjalan di antara kursi tamu yang mayoritas mengenakan seragam TNI.
Beberapa tamu tampak meresponsnya dengan sabar, sementara yang lain terlihat terkejut dengan kehadiran tak diundang tersebut.
“Beberapa tamu terlihat menanggapinya dengan sabar, sementara petugas berusaha memberi tahunya agar keluar,” tulisnya pada unggahan tersebut.
Kejadian ini menarik perhatian sejumlah TNI yang hadir, gadis kecil itu terlihat berinteraksi sebentar dengan beberapa tamu sebelum akhirnya seorang petugas dengan sigap menggendongnya keluar dari area acara.
Aksi tak terduga gadis cilik ini memicu berbagai reaksi dari netizen.
“Akhirnya bocah itu digendong petugas untuk keluar, aksinya menuai banyak reaksi netizen,” tulisnya.
Baca Juga: Pengunjung HUT ke-80 TNI di Monas Membludak, Transjakarta Tambah 150 Armada
Banyak yang merasa prihatin dengan kondisi anak tersebut, sementara yang lain memuji kesabaran para tamu dan kesigapan petugas dalam menangani situasi.
Seperti yang dirasakan oleh salah satu warganet @_fajarsapu**, dia mengatakan bahwa Tuhan mengirim pesan di Indonesia masih banyak rakyat dibawah garis kemiskinan.
Sementara, pejabat-pejabat mengelola keuangan negara untuk kesenangan diri sendiri.
“Itu Tuhan sedang mengirim pesan bahwa masih banyak rakyat dibawah garis kemiskinan. Sementara, pejabatnya yang mengelola duit negara hedon,” tulisnya.
Hal berbeda dirasakan oleh @slametash**, mengatakan gadis kecil tersebut pasti ada orang tuanya dan menunggu setoran uang dari anak kecil itu.
“Kok bisa itu, orang tuanya pasti ada itu, lagi nunggu setoran anak,” tulisnya.
Dengan adanya kejadian ini, terlihat bahwa di Indonesia masih banyak anak-anak yang sedari kecil tidak mendapatkan hidup yang layak.
Reporter: Safelia Putri
Berita Terkait
-
Petaka Jelang HUT TNI: Detik-detik Kecelakaan Tewaskan Penerjun Payung Praka Zaenal, Apa Pemicunya?
-
Terjatuh Saat Terjun Payung di Rangkaian HUT TNI, Praka Marinir Zaenal Mutaqim Meninggal Dunia
-
HUT ke-80 TNI, PPAD Ajak Rawat Persatuan dan Kawal Masa Depan Bangsa
-
HUT ke-80 TNI, Dasco: TNI Profesional dan Berkarakter Rakyat Jaminan Demokrasi
-
Pengunjung HUT ke-80 TNI di Monas Membludak, Transjakarta Tambah 150 Armada
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan