Suara.com - Sanae Takaichi yang terpilih sebagai presiden baru Partai Demokrat Liberal (LDP) berpeluang besar menjadi perdana menteri Jepang, sekaligus mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Negeri Sakura.
Netizen Indonesia pun menyebut bahwa sosoknya mirip dengan Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi. Hal ini lantaran Sanae Takaichi punya hobi dan slogan yang mirip dengan Jokowi.
Sebagaimana diberitakan, Takaichi, sukses mengalahkan lawannya, Shinjiro Koizumi dalam putaran kedua pemilihan yang digelar pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Ia menjadi satu-satunya perempuan di antara lima kandidat yang mancalonkan diri sebagai PM Jepang. Perempuan berusia 64 tahun ini populer sebagai politikus konservatif garis keras serta pendukung kebijakan “Abenomics” peninggalan Shinzo Abe.
Kemiripan PM Jepang yang Baru Sanae Takaichi dengan Jokowi
Ini dia beberapa kemiripan Sanae Takaichi dengan Jokowi:
1. Slogan 'Kerja, Kerja, Kerja, dan Kerja'
Mantan menteri keamanan ekonomi Jepang tersebut memiliki slogan yang disebut mirip Jokowi kala masih menjadi Presiden RI. Di mana slogan itu, baru-baru ini Sanae Takaichi sampaikan dalam pidatonya hingga menjadi ciri khas.
“Saya akan meninggalkan jargon ' work-life balance (keseimbangan hidup-kerja)'. Saya akan kerja, kerja, kerja, dan kerja,” demikian bunyi slogan Sanae yang disampaikan dalam pidatonya di Tokyo pada Sabtu (4/10/2025).
Baca Juga: Tak Ada Larangan, Gibran Justru Bersyukur Roy Suryo dkk Ziarah ke Kuburan Keluarga Jokowi, Mengapa?
Istilah 'work-life balance' yang digaungkan Takaichi pun langsung viral dan menjadi trending di berbagai media sosial. Bahkan, kata-kata itu, kini memicu pro dan kontra di kalangan netizen Jepang. Sejumlah orang mendukung penuh slogan Sanae, namun beberapa lainnya ada yang merasa khawatir.
Buat warga Indonesia, kata 'kerja kerja kerja' sudah tak asing lagi. Kata-kata tersebut mencuat saat pidato pertama Jokowi usai dilantik jadi Presiden RI di tahun 2014.
2. Penikmat Musik Metal
Kemiripannya dengan Jokowi juga menyasar pada selera musik. Dalam pengakuannya, perempuan yang kemungkinan besar jadi PM wanita pertama di Jepang tersebut menyebut sebagai penikmat musik-musik cadas heavy metal. Selera musik Sanae ini diklaim sama dengan Jokowi yang secara terang-terangan mengaku bahwa ia menggamari musik-musik heavy metal.
Melalui kegemarannya itu, Sanae Takaichi berangsur dapat mengurangi kesan sebagai konservatif politikus bahkan kerap kali menyebut dirinya sebagai 'konservatif moderat.' Ia menyebut sudah sejak kecil terpengaruh dengan musik-musik mental. Saking cintanya dengan musik metal, ia bahkan pernah menjadi drummer di grup band musik-musik cadas yang ia bentuk bersama taman-temannya.
Meski saat ini tengah disibukkan di dunia politik, namun Takaichi tak pernah meninggalkan hobinya dalam mendengarkan musik heavy metal. Sanae Takaichi masih menjadi penggemar berat musisi cadas Demon Kakka dan X.
Berita Terkait
-
Tak Ada Larangan, Gibran Justru Bersyukur Roy Suryo dkk Ziarah ke Kuburan Keluarga Jokowi, Mengapa?
-
Jokowi Bohongi Publik? Eks Intelijen Ungkap Drama di Balik Pertemuan dengan Abu Bakar Ba'asyir
-
Bukan Silaturahmi Biasa, Eks BIN Duga Tujuan Jokowi Temui Prabowo untuk Menagih Utang Politik
-
Cium Tangan Jokowi ke Ba'asyir: Rekonsiliasi Tulus atau Manuver Politik?
-
Soal Sosok J Ketua Dewan Pembina PSI, Raja Juli: Nanti Mas Ketum Yang Akan Umumkan ke Publik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?