Suara.com - Raut bahagia terpancar dari wajah 93 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Nelayan Sejahtera, Desa Eretan Kulon, Indramayu, Jawa Barat, yang kini menempati hunian baru di kawasan relokasi dengan nyaman setelah mendapatkan instalasi dan penyambungan listrik gratis dari PT PLN (Persero).
Kehadiran listrik tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menyalakan semangat baru bagi warga untuk kembali bangkit setelah terdampak bencana banjir rob.
Instalasi dan penyambungan listrik gratis ke Kampung Nelayan Sejahtera ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN melalui anak usahanya PLN Electricity Services (PLN ES). Tidak hanya untuk rumah warga tetapi juga untuk tujuh fasilitas umum di area relokasi.
Siti Maesaro (32), seorang warga Desa Eretan Kulon, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, instalasi dan penyambungan listrik gratis dari PLN merupakan anugerah yang membuat hunian barunya di Kampung Nelayan Sejahtera terasa lebih lengkap.
“Untuk PLN, terima kasih banyak sudah diberikan (penyambungan) listrik gratis. Itu sangat bermanfaat bagi kami. Kami sangat terbantu, ini bukan sekadar bantuan, tapi juga awal kehidupan baru. Terima kasih banyak,” ujar Maesaro penuh haru.
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf mengapresiasi kolaborasi lintas pihak sehingga pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu dapat menjadi percontohan nasional bagi daerah pesisir yang terdampak bencana banjir rob.
“Pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, Baznas, dan BUMN seperti PLN Group mampu menciptakan solusi permanen bagi masalah sosial. Bantuan (penyambungan) listrik gratis ini bukan hanya sekadar penerangan, tapi cahaya harapan yang menjadikan Indramayu sebagai percontohan nasional bagi daerah terdampak bencana lainnya,” ujar Saifullah saat Peresmian Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).
Senada, Bupati Indramayu, Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung program ini sehingga warga dapat memulai kehidupan baru di rumah yang layak.
“Atas nama seluruh masyarakat Indramayu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Sosial, Baznas, dan seluruh jajaran PLN Group. Program sambungan listrik gratis ini menjawab kebutuhan vital 93 KK nelayan kita. Dukungan ini memastikan warga dapat memulai kehidupan baru di rumah yang layak, dan kami berharap PLN akan terus berkontribusi bagi kesejahteraan dan kemajuan Indramayu ke depannya,” ungkap Lucky.
Baca Juga: Infrastruktur Rampung, Pasokan Listrik 30 Juta VA Siap Genjot Produksi Tambang Emas di Gorontalo
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak bencana, sekaligus mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan kesejahteraan.
“Hadirnya listrik di Kampung Nelayan Sejahtera diharapkan membawa kenyamanan bagi warga dalam memulai kehidupan baru. Akses ini akan menunjang aktivitas sehari-hari, pendidikan anak-anak, hingga menggerakkan kegiatan sosial dan ekonomi di lingkungan baru,” ujar Darmawan.
Sementara itu, Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia menambahkan bahwa pihaknya berharap dengan adanya kolaborasi dengan pemerintah dan lintas sektor, program TJSL ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam program TJSL ini. Total 93 rumah dan 7 fasilitas umum kini memiliki akses listrik yang aman. Ini adalah wujud nyata kontribusi PLN Group, khususnya PLN ES, dalam membantu pemulihan dan pembangunan kembali kehidupan warga yang terdampak abrasi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tutup Susiana.***
Berita Terkait
-
Infrastruktur Rampung, Pasokan Listrik 30 Juta VA Siap Genjot Produksi Tambang Emas di Gorontalo
-
Resmi Meluncur: Electricity Connect 2025, Kolaborasi untuk Energi Tangguh dan Berdaulat
-
HAPUA Council Meeting ke-41 di Labuan Bajo Jadi Tonggak Penguatan Kolaborasi Energi Bersih ASEAN
-
Pelamar Rekrutmen PLN Group 2025 Tembus 200 Ribu: Bukti Antusiasme Tinggi
-
Ratusan Siswa di 82 Sekolah Mamasa Sulawesi Barat Rasakan Digitalisasi Berkat Listrik Masuk Desa
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul