- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melejit menjadi menteri paling favorit publik di Kabinet Merah Putih.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menempati posisi sebaliknya dengan sentimen negatif tertinggi.
- Gaya komunikasi Purbaya yang lugas, blak-blakan, serta gebrakan kebijakannya dinilai menjadi faktor utama.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melejit menjadi menteri paling favorit publik di Kabinet Merah Putih, sementara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menempati posisi sebaliknya dengan sentimen negatif tertinggi.
Demikian temuan utama dari riset Indonesia Social Insight (IDSIGHT) yang dirilis pada Kamis (23/10), bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.
Dalam riset bertajuk “Menakar Kinerja Para Pembantu Presiden,” Purbaya meraih penilaian positif tertinggi mencapai 83,7 persen.
“Meskipun baru sebulanan menjabat, Menkeu Purbaya menjadi sosok paling difavoritkan publik,” kata Direktur Komunikasi IDSIGHT, Johan Santosa, di Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Gaya komunikasi Purbaya yang lugas, blak-blakan, serta gebrakan kebijakannya dinilai menjadi faktor utama.
Beberapa di antaranya adalah pengucuran dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp200 triliun untuk kredit produktif, kritik tajam soal cukai rokok, hingga janjinya mendorong pertumbuhan ekonomi 6–8 persen.
Menteri Lain dengan Rapor Hijau
Selain Purbaya, beberapa menteri lain juga mencatatkan penilaian positif yang tinggi dari publik:
- Menteri Pertanian Amran Sulaiman (72,3%): Diapresiasi atas keberhasilannya mendongkrak produksi pangan dan tekad mewujudkan swasembada.
- Menteri Agama Nasaruddin Umar (60,2%): Dinilai lekat dengan isu kerukunan dan respons cepat terkait musibah di pesantren.
- Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (58,7%): Mendapat sentimen positif terkait kinerjanya.
- Mensesneg Prasetyo Hadi (57,4%): Dinilai berhasil menjalankan peran komunikasi Istana pasca-krisis dan demonstrasi.
Menteri dengan Rapor Merah
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ancam Mafia Impor Baju Bekas, Thrifting Pasar Senen Gimana?
Di sisi lain, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi pejabat dengan penilaian negatif tertinggi, mencapai 78,4%.
Beragam kebijakannya yang dinilai kontroversial memicu desakan agar Bahlil masuk dalam daftar reshuffle kabinet berikutnya.
Pejabat lain yang mendapat sorotan negatif tajam adalah:
- Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dan Menteri HAM Natalius Pigai (negatif 58,2%): Terkait penanganan kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Menteri Perumahan Maruarar Sirait (negatif 57,7%) dan Menteri Desa Yandri Susanto (negatif 55,4%): Dianggap bertanggung jawab atas mandeknya program 3 juta rumah subsidi dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).
Riset IDSIGHT dilakukan dengan menganalisis tanggapan publik terhadap konten media sosial para menteri dan kementerian di Instagram, X/Twitter, Facebook, dan TikTok pada periode 24 September–3 Oktober 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi
-
Babak Baru Tragedi Benhil: Polisi Bidik Agen dan Majikan Buntut PRT Tewas Terjun dari Lantai 4!
-
Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional
-
Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS
-
Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil
-
AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer
-
Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!
-
Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang
-
PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim
-
Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi