-
Prada Lucky tewas diduga dianiaya 22 seniornya.
-
Setelah dua bulan, 22 tersangka akan disidang pekan depan.
-
Ibu korban menuntut persidangan yang jujur dan terbuka.
Suara.com - Setelah dua bulan penantian yang penuh duka, babak baru pencarian keadilan untuk Prajurit Dua (Prada) Lucky Chepril Saputra Namo akhirnya dimulai.
Sejumlah 22 prajurit senior yang menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan yang menewaskannya akan segera diadili di Pengadilan Militer pekan depan.
Ibu kandung mendiang Prada Lucky, Sepriana Paulina Mirpey, mengonfirmasi bahwa ia telah menerima surat pemberitahuan resmi mengenai jadwal sidang tersebut. Sidang maraton akan digelar pada 27, 28, dan 29 Oktober mendatang.
“Sudah. Surat pemberitahuan dari Pengadilan Militer sudah kami terima pada tanggal 22 lalu dan jadwalnya tiga hari tanggal 27, 28 dan 29 Oktober,” katanya seperti dilansir Antara, Sabtu (25/10/2025).
Dua Bulan Menanti Kejelasan
Sepriana mengaku sedikit lega setelah hampir dua bulan menanti tanpa kepastian. Ia bersyukur bahwa proses hukum terhadap 22 tersangka akhirnya berjalan.
Tragedi ini sendiri terjadi pada 6 Agustus 2025, ketika Prada Lucky meninggal dunia di RSUD Nagekeo setelah dirawat intensif akibat dianiaya oleh sejumlah seniornya.
Tuntutan Keterbukaan
Kini, harapan terbesar Sepriana adalah agar persidangan berjalan secara adil dan transparan. Ia menuntut agar para tersangka memberikan keterangan yang jujur di hadapan majelis hakim.
Baca Juga: Komisi I DPR Desak Usut Motif di Balik Tewasnya Prada Lucky: Coba Dikejar!
“Saya hanya berharap agar para tersangka bisa berkata dengan jujur di persidangan nanti,” ujar dia.
Lebih dari itu, ia juga secara terbuka meminta para hakim dan oditur militer untuk tidak menutup-nutupi proses persidangan dari pantauan publik, demi tegaknya keadilan bagi putranya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI