- Tiga pelaku pencurian sepeda motor di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, babak belur setelah diamuk massa usai kepergok beraksi pada Kamis malam.
- Salah satu pelaku masih berusia 16 tahun, sementara satu lainnya diketahui sudah dua kali melakukan aksi serupa di wilayah Cilincing.
- Ketiganya kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Kelapa Gading untuk penyelidikan lebih lanjut.
Suara.com - Tiga pencuri motor, salah satunya remaja berusia 16 tahun babak belur diamuk warga Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Video terkait peristiwa ini viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @sekitaran_jakut.
Dalam video tersebut, terlihat kerumunan warga memadati sebuah gang sempit, menyaksikan para pelaku yang sudah tak berdaya.
Di adegan lain, pelaku yang sudah dalam kondisi bertelanjang dada dan penuh luka lebam, terlihat hanya bisa tertunduk di lantai sebuah ruangan saat diamankan oleh petugas kepolisian.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra menyebut ketiga pelaku ditangkap dan diamuk massa saat terpergok hendak mencuri sepeda motor milik warga berinisial N (50) yang baru saja pulang bekerja pada Kamis (23/10/2025) malam.
"Saat itu korban mendengar suara dari arah depan rumah dan korban melihat lampu menyala dan setelah dilihat bahwa motor korban ingin dibawa kabur oleh ketiga orang pelaku yang tidak dikenal," tutur Seto kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).
Tanpa pikir panjang, korban saat itu pun langsung bergegas keluar dan menghadang para pelaku. Sambil berteriak "maling!", aksinya berhasil mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan dan mengepung para pelaku.
"Total ada tiga pelaku," ungkap Seto.
Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa dua pelaku, J (29) dan remaja A (16), mengaku baru pertama kali melakukan aksi nekat tersebut. Namun, satu pelaku lainnya, MS (22), ternyata sudah lebih berpengalaman.
"MS mengaku telah melakukan aksi curanmor di wilayah Cilincing sebanyak dua kali dan hasil motor tersebut dijual ke daerah Tanah Merah," beber Seto.
Baca Juga: Curanmor di Tambora Berakhir Tragis: Tembak Warga, Pelaku Dihajar Massa Hingga Kritis!
Kekinian, ketiga pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polsek Kelapa Gading. Polisi juga masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain dari komplotan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis