-
Dua perampok motor viral yang menembaki warga di Lampung akhirnya ditangkap di Bekasi.
-
Saat ditangkap, pelaku melawan dengan melepaskan empat kali tembakan ke arah petugas kepolisian.
-
Polisi menyita dua senjata api rakitan, kini keduanya terancam hukuman 20 tahun penjara.
Suara.com - Aksi pelarian dua perampok motor bersenjata api yang viral karena menembaki warga di Lampung akhirnya terhenti di tangan tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Keduanya ditangkap di Bekasi, Jawa Barat, setelah kembali melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah petugas.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, membenarkan penangkapan tersebut. Ia memastikan bahwa kedua pelaku adalah buronan yang sama dengan yang aksinya viral di Bandar Lampung pada September lalu, di mana mereka melepaskan lima kali tembakan ke arah warga yang mencoba menggagalkan aksi mereka.
Menurut Resa, penangkapan terjadi di Mustika Jaya, Bekasi, pada 20 Oktober 2025, saat keduanya kembali tepergok mencuri motor. Bukannya menyerah, para pelaku justru melawan dengan menembakkan empat kali ke arah tim Resmob yang hendak menyergap.
"Kedua pelaku yang membawa senjata api rakitan menembakkan 4 tembakan ke arah petugas," jelas Resa, Selasa (28/10/2025).
Meskipun berada di bawah ancaman tembakan, tim Resmob berhasil melumpuhkan dan menangkap kedua pelaku tanpa ada korban jiwa. Dari lokasi penangkapan, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk dua pucuk senjata api rakitan beserta amunisi, seperangkat kunci leter T, dan satu unit sepeda motor hasil curian.
Saat ini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Mereka dijerat pasal berlapis, yakni pasal pencurian dan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata api ilegal, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan
-
Ucap Syukur Istri Hogi Minaya Usai DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Alhamdulillah Kami Dapat Keadilan
-
Pramono Anung Blak-blakan di Depan Gubernur Lemhannas: Ada Pihak yang Ingin Jakarta Tetap Banjir!
-
KPK Telusuri Pengumpulan Uang dari Calon Perangkat Desa Terkait Dugaan Pemerasan Pengisian Jabatan
-
Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Ipar Prabowo Curhat Pernah Dipecat dari Jabatan Gubernur BI
-
Tanggapi Pernyataan Noel Soal Purbaya Bakal 'Di-Noel-kan', Ketua KPK: Kita Tak Pernah Target Ini Itu