-
Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data resmi tingkat pengangguran nasional pada 5 November.
-
Pengumuman ini dilakukan di tengah lonjakan PHK yang mencapai 44.333 pekerja hingga Agustus.
-
Data pengangguran tersebut bersumber dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) bulan Agustus lalu.
Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data resmi tingkat pengangguran nasional pada 5 November mendatang. Pengumuman ini sangat dinantikan di tengah data Kementerian Ketenagakerjaan yang menunjukkan adanya lonjakan angka pemutusan hubungan kerja atau PHK sepanjang tahun ini.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa data tersebut berasal dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan pada Agustus lalu.
"Untuk statistik ketenagakerjaan atau tingkat pengangguran terbuka, akan kami umumkan tanggal 5 November," kata Amalia di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Survei ini akan menunjukkan gambaran tingkat pengangguran di semester kedua. Amalia pun meminta publik untuk menunggu rilis data resmi tersebut.
"Nanti tunggu ya bagaimana sebenarnya tingkat pengangguran di semester kedua ini," ucapnya.
Data PHK dari Kemenaker
Sebagai konteks, data Kemenaker per Agustus mencatat sebanyak 44.333 pekerja di Indonesia telah terdampak PHK. Jumlah PHK selama enam bulan pertama tahun ini juga meningkat 32,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut catatan Kemenaker, angka PHK tertinggi terjadi pada Februari (17.796 pekerja) dan Januari (9.497 pekerja). Angka tersebut kemudian menunjukkan tren menurun pada bulan-bulan berikutnya, hingga mencapai 830 pekerja pada Agustus.
Baca Juga: Upah Buruh Naik Cuma Rp50 Ribu, Tunjangan DPR Ratusan Juta; Said Iqbal Sebut Akal-akalan Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!