- Beredar video viral Wabup Pidie Jaya Hasan Basri aniaya Kepala SPPG.
- Menurut narasi, Hasan Basri mengamuk karena menuding nasi menu MBG basi
- Tak hanya memukuli Kepala SPPG, Hasan Basri juga mendamprat sejumlah pegawai di dapur MBG.
Suara.com - Jagat mayat belakangan dihebohkan dengan beredarnya video yang menampilkan Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri yang mengamuk saat berada di dapur makan bergizi gratis (MBG). Dalam video yang beredarnya, Hasan Basri kepergok beberapa kali meninju Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Reza.
Video aksi kekerasan itu viral, salah satunya dibagikan ulang akun Instagram @majeliskopi08. Berdasar cuplikan dari rekaman kamera pengawas alias CCTV, peristiwa penganiayaan Wabup Hasan Basri kepada Kepala SPPG terjadi pada Kamis (30/10/2025) kemarin.
Dalam video yang beredar, terlihat jika Hasan Basri yang mengenakan batik berwarna cokelat langsung menempeleng korban Reza saat tiba di lokasi. Tampak Wabup itu terlihat emosi hingga beberapa kali memukul korban.
Tak hanya itu, Wabup Hasan Basri juga tampak membentak-bentak sejumlah pegawai di dapur MBG. Terlihat para pegawai yang mayoritas perempuan itu terlihat ketakutan saat Wabup mengamuk hingga menganiaya Kepala SPPG.
Menurut narasi dalam video yang beredar, aksi pemukulan itu diduga berawal karena Hasan Basri menuding nasi dalam menu MBG itu basi karena terasa dingin.
BGN Murka Aksi Arogan Wabup Pidie Jaya
Berdasar keterangan korban yang beredar, Wabup Hasan Basri juga sempat mengacak-acak dapur MBG hingga membentak para petugas saat sedang bekerja.
Setelah videonya viral, Badan Gizi Nasional (BGN) mengecam keras tindakan penganiayaan yang menimpa Kepala SPPG oleh Wabup Pidie Jaya, Hasan Basri.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyebut pihaknya tidak menoleransi segala bentuk kekerasan terhadap pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan telah melaporkan tindakan tersebut kepada pihak berwenang.
Baca Juga: Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?
"Program MBG dijalankan dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong. Petugas SPPG bekerja di lapangan dengan penuh tanggung jawab sesuai petunjuk teknis. Kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap mereka adalah tindakan yang mencederai nilai kemanusiaan dan profesionalisme," ujarnya dikutip dari Antara, Jumat.
Sementara, Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menambahkan, seluruh petugas di lapangan wajib mendapatkan perlindungan hukum dan dukungan moral dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Kami sudah mengarahkan tim pemantauan dan pengawasan wilayah untuk mendampingi korban dan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan," ujar Nanik.
Berita Terkait
-
Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?
-
Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah
-
Ajak Bakar Mabes Polri, TikTokers Laras Faizati Curhat Lewat Surat di Penjara, Begini Isinya!
-
Heboh usai Disidak Dedi Mulyadi, Eks Pimpinan KPK Sindir Iklan Aqua: Fakta atau Fiksi?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan