- Prof Teuku Faisal Fathani resmi dilantik oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebagai Kepala BMKG yang baru
- Menhub menekankan peran vital BMKG sebagai garda terdepan dalam menyediakan data cuaca untuk menjamin keselamatan dan keamanan konektivitas nasional, terutama jelang Nataru dan Lebaran 2026
- Kepala BMKG yang baru diharapkan dapat mengakselerasi transformasi lembaga menjadi lebih berbasis data, teknologi, dan kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Suara.com - Kepemimpinan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi berganti. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melantik Prof Teuku Faisal Fathani sebagai Kepala BMKG yang baru, menggantikan Prof Dwikorita Karnawati.
Pelantikan ini menjadi sinyal kuat adanya upaya penyegaran dan penguatan organisasi untuk menghadapi tantangan zaman.
Pelantikan yang berlangsung khidmat di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Senin (3/11/2025), disebut sebagai langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia yang lebih adaptif dan profesional.
Menhub Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya sinergi antara sektor transportasi dengan lembaga sistem informasi cuaca.
“Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan konektivitas nasional yang selamat, aman, dan berkelanjutan,” ujar Dudy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Menurut Dudy, peran BMKG sangat vital dan strategis dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor transportasi yang sangat rentan terhadap perubahan cuaca.
Ia menegaskan bahwa BMKG adalah garda terdepan dalam penyediaan informasi krusial yang menjadi dasar mitigasi risiko dan perencanaan kebijakan nasional.
“Hal ini terealisasikan dalam peran penting BMKG, yang menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi cuaca, iklim, dan kualitas udara dalam kaitannya dengan mitigasi risiko dan perencanaan kebijakan nasional,” sambung Dudy.
Dengan dilantiknya Prof Teuku Faisal, Menhub berharap ada momentum percepatan transformasi di tubuh BMKG. Ia mendorong lembaga tersebut untuk semakin solid, profesional, dan berintegritas, dengan mengedepankan basis data, teknologi, serta kolaborasi lintas instansi demi pelayanan publik yang prima.
Baca Juga: Hari Terakhir Modifikasi Cuaca, BMKG Klaim Curah Hujan Turun 43 Persen
Tantangan besar pun telah menanti di depan mata, salah satunya adalah pengamanan periode angkutan krusial seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Lebaran 2026.
“Saya berharap kolaborasi dan sinergi lintas sektor antara BMKG dan Kementerian Perhubungan dalam mengantisipasi berbagai hal yang berkaitan dengan aspek meteorologi, klimatologi, dan geofisika dapat terjalin dengan baik demi memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat,” ujar Dudy.
Dalam kesempatan yang sama, Menhub Dudy Purwagandhi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat sebelumnya, Prof Dwikorita Karnawati, atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin BMKG.
“Terima kasih atas capaian dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan. Kepemimpinan beliau menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kinerja BMKG ke depan,” kata Dudy.
Berita Terkait
-
Hari Terakhir Modifikasi Cuaca, BMKG Klaim Curah Hujan Turun 43 Persen
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Menurut BMKG: Waspada Hujan Sepanjang Hari Hingga Malam
-
BMKG: Puncak Musim Hujan Dimulai November, Berlangsung Lebih Lama hingga Februari 2026
-
Jakarta Masuk Puncak Musim Hujan, BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca
-
Prediksi Cuaca Hari Ini 2 November 2025: Waspada Hujan Petir di Sejumlah Kota
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi