- Pelaksanaan TKA 2025 berjalan lancar dan tertib di seluruh Indonesia.
- TKA menjadi instrumen penting untuk pemetaan kemampuan akademik siswa.
- Partisipasi siswa sangat tinggi dan sistem pelaksanaan semakin modern.
“Kami ingin siswa semakin termotivasi untuk berpikir kritis, kreatif, dan analitis. Ini bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan pembelajaran ke depan,” jelasnya.
Menurut data Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, sebanyak 3,52 juta calon peserta dari 43.918 satuan pendidikan telah terdaftar untuk TKA 2025.
Rinciannya, Jenjang SMA: 1,75 juta peserta. Jenjang SMK: 1,59 juta peserta dan jenjang MA: 506 ribu peserta.
Beberapa sekolah keagamaan dan sekolah khusus seperti SMTK, SMAK, SMAgK, dan SLB juga berpartisipasi aktif.
Dari sisi teknis, 73,15 persen sekolah melaksanakan TKA secara daring, 12,3 persen semi-daring, sementara 0,01 persen masih dalam tahap finalisasi moda pelaksanaan.
Jadwal TKA Nasional
Pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga gelombang utama:
Gelombang 1: 3–4 November 2025
Gelombang 2: 5–6 November 2025
Baca Juga: Benarkah Ada Bocoran Soal TKA Meski Diacak Komputer?
Gelombang Khusus: 8–9 November 2025
Sementara TKA susulan dijadwalkan pada 14–16 November 2025.
Berita Terkait
-
Benarkah Ada Bocoran Soal TKA Meski Diacak Komputer?
-
Sambut Program TKA Kemendikdasmen, Begini Kesiapan Pemerintah Daerah
-
Bobby Nasution Temui Guru Honorer Saling Lapor Polisi dengan Ortu Siswa, Dorong Penyelesaian Damai
-
Profil Heri Sudarmanto: Terjerat Dugaan Pemerasan TKA, Punya Kekayaan Fantastis
-
Menimbang Kesiapan TKA 2025: Dari Gangguan Server hingga Suara Siswa
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan
-
Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?
-
Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis
-
Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan
-
Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total
-
Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi
-
Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat