- Ribuan buruh dari KASBI menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (6/11/2025), dengan tuntutan pengesahan RUU Ketenagakerjaan dan kenaikan UMP 2026 minimal 15 persen.
- Pengamanan aksi dilakukan 1.464 personel gabungan Polri, TNI, dan Pemprov DKI, yang ditekankan mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis tanpa senjata.
- Pihak kepolisian mengimbau massa untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan menjaga situasi tetap kondusif.
Suara.com - Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (6/11/2025) hari ini. Mereka meliputi unsur Polri, TNI, hingga petugas dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Ruslan menyebut total personel gabungan yang dikerahkan mencapai 1.464.
"Pelayanan pengaman unjuk rasa di DPR ada 1.464 personel," ujar Ruslan saat dikonfirmasi.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan seluruh personel pengamanan yang dikerahkan tidak dilengkapi senjata api. Mereka juga telah ditekankan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam melaksanakan tugas.
“Unjuk rasa adalah hak setiap warga negara. Tugas kami memastikan hak tersebut dapat dilakukan dengan aman dan tertib,” ujar Budi.
Berkenaan dengan itu, Budi juga mengimbau dan mengajak massa aksi untuk dapat menyampaikan aspirasinya secara tertib dan damai.
“Mari sampaikan aspirasi dengan cara yang baik dan tetap menjaga situasi yang kondusif ini bersama,” pintanya.
Aksi demo buruh di depan Gedung DPR RI hari ini rencananya akan diikuti ribuan massa dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dari berbagai daerah.
Aksi dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB dengan tuntutan di antaranya: mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan dan menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 minimal 15 persen.
Baca Juga: Di Sidang MKD: Ahli Media Sosial Sebut Isu Demo Agustus Sarat Penggiringan Opini
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak