-
Aksi buruh KASBI di Gedung DPR bubar usai ditemui perwakilan dewan.
-
Perwakilan DPR, Aher, janjikan revisi UU Ketenagakerjaan yang lebih baik dari sebelumnya.
-
Aher puji tuntutan buruh yang bersifat konseptual, bukan sekadar tuntutan biasa.
Suara.com - Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) di depan Gedung DPR RI berakhir dengan tertib pada Kamis (6/11/2025) sore, setelah massa ditemui oleh perwakilan dewan.
Massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 17.48 WIB setelah menyalakan flare sebagai penutup aksi.
Sebelumnya, Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan, menemui langsung para buruh di atas mobil komando. Pria yang akrab disapa Aher ini menyatakan persetujuannya terhadap tuntutan buruh untuk merevisi undang-undang ketenagakerjaan.
“Mewakili pimpinan DPR, pada prinsipnya kami setuju untuk segera ada perubahan undang-undang ketenagakerjaan,” kata Aher di hadapan massa.
Aher mengaku terkesan dengan tuntutan KASBI yang dinilainya sangat konseptual, bukan sekadar tuntutan biasa.
“Saya tadinya berpikir ini tuntutan biasa, tapi ternyata tuntutannya konseptual, terkait dengan perubahan fundamental undang-undang ketenagakerjaan di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menyinggung bahwa Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, meskipun memiliki kekurangan, jauh lebih baik dibandingkan dengan UU Cipta Kerja. Oleh karena itu, Aher berjanji bahwa revisi yang akan datang akan dibuat lebih baik dari kedua undang-undang tersebut.
“Revisi nanti bukan hanya minimal sama dengan UU 13 Tahun 2003, tapi harus lebih baik daripada itu,” tandasnya.
Baca Juga: DPR Batasi Delegasi Buruh, Komisi IX Absen: Ada Apa di Balik Audiensi Tuntutan Kenaikan Upah?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan