Suara.com - Rangkaian acara "Karnaval SCTV" kembali dihadirkan dan tahun ini memilih Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebagai lokasi persinggahan. Program yang berlangsung selama dua hari ini akan digelar pada Sabtu–Minggu, 15–16 November 2025, dengan pusat kegiatan di Alun-Alun Jember.
Acara tersebut akan dipandu oleh Ben Kasyafani, Fanny Ghassani, serta komika Marshel Widianto. Selain menampilkan hiburan musik, SCTV juga membawa sejumlah pemeran sinetron populer dan menyediakan berbagai aktivitas off-air yang dapat dinikmati masyarakat secara cuma-cuma.
Pada hari pertama, Sabtu, 15 November 2025, panggung “Karnaval SCTV” tayang langsung pukul 14.00 WIB. Musisi yang dijadwalkan tampil antara lain Bian Gindas, Betrand Putra Onsu, dan Vita Alvia. Mereka akan berbagi panggung dengan para pemain sinetron “Asmara Gen Z”: Jessica Taroreh, Kayla Schaefer, Alejandro Mariano, dan Gema Vyandra.
Keesokan harinya, Minggu pukul 07.00 WIB, giliran Fajar Noor yang memandu warga Jember bergoyang bersama Five Minutes, Kuburan Band, serta Happy Asmara dan Dike Sabina. Dari dunia sinetron, tampil jajaran pemain “Beri Cinta Waktu”: Evan Marino, Wieshely Brown, Zoul Pandjoul, dan Jordy Riz.
Masih pada Minggu, pukul 14.00 WIB, acara berlanjut dengan penampilan The Titans, Stevan Pasaribu, dan Budi Doremi, yang dikenal lewat lagu “Melukis Senja”. Penyanyi dangdut asal Jember, Dewi Perssik, juga dijadwalkan mengisi panggung bersama para pemain sinetron “Cinta Sedalam Rindu”: Esta Pramanita, Kevin Kambey, Farhan Rasyid, dan Dannia Salsabilla.
Di luar panggung utama, rangkaian kegiatan off-air digelar sejak Sabtu pagi, mulai dari senam sehat, jalan sehat, lomba mewarnai untuk siswa TK dan SD, kompetisi dance, hingga parade SCTV.
Pengunjung juga dapat menikmati 3D Trick Art dan Interactive Booth “Jelajah SCTV” yang disiapkan sebagai area swafoto. Malam Minggu, suasana di Alun-Alun Jember akan diisi penampilan khusus Vita Alvia, disertai pembagian merchandise eksklusif dan doorprize dari SCTV.
Deputy Director Programming SCTV, Banardi Rachmad, menyebut Karnaval SCTV sebagai bentuk apresiasi kepada pemirsa di daerah.
“Karnaval SCTV menjadi momen bagi kami untuk menghibur langsung pemirsa setia di berbagai daerah. Kami ingin menghadirkan beragam aktivitas on-air dan off-air yang bisa dinikmati warga Jember bersama keluarga. Kemeriahan ini adalah bentuk terima kasih atas kesetiaan pemirsa terhadap program-program SCTV,” ujar Banardi Rachmad.
Baca Juga: Komitmen Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Berbasis Kerakyatan
Bupati Jember, Gus Fawait menilai, rangkaian acara berskala nasional seperti ini penting sebagai pemicu ekonomi lokal dan penguatan citra daerah.
“Setelah Jember dipercaya menjadi tuan rumah Kejurprov Drum Band dan International Marching Carnival, kini kita kembali mendapat kepercayaan melalui Karnaval SCTV. Ini menunjukkan bahwa Jember semakin diperhitungkan di tingkat nasional. Event besar seperti ini bukan hanya hiburan, tetapi penggerak ekonomi masyarakat dan promosi potensi daerah,” kata Gus Fawait.
Ia menegaskan bahwa pemerintah kabupaten akan terus mengupayakan agar semakin banyak agenda berskala nasional dapat diselenggarakan di Jember.
“Kami ingin masyarakat Jember merasakan manfaatnya secara langsung. Insya Allah, ke depan akan semakin banyak kegiatan berskala nasional yang kita hadirkan di Jember,” pungkasnya.***
Berita Terkait
-
BRI Terus Berkomitmen Majukan UMKM Sebagai Pilar Ekonomi Nasional
-
Komitmen Perkuat Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Bimbing PMI Jepang Jadi Wirausaha di Negeri Sendiri
-
Hasto Kristiyanto: Dorong Kebangkitan Ekonomi Maritim dan Desa Wisata Indonesia
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Program KDMP/KKMP, Transaksi BNI Agen46 Tumbuh 37,2%
-
Bawa-bawa Ayat Allah, PKS Sebut Ekonomi Kerakyatan Prabowo Sejalan dengan Al-Qur'an
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan