-
Gubernur Herman Deru mengajak masyarakat dan pelaku UMKM menjaga dan memaksimalkan potensi wisata Danau Ranau.
-
Herman Deru menekankan pentingnya pelestarian alam dan peningkatan produktivitas wisata.
-
Hadiah utama berupa satu unit mobil diberikan kepada Angga Dwi Wahyu Prahesta sebagai Juara 1 kategori Men Elite.
Suara.com - Gelaran Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) kembali memantik euforia para pecinta sepeda dari berbagai daerah. Sebanyak 1.863 peserta memenuhi kawasan wisata Icon Danau Ranau, OKU Selatan, pada Sabtu (15/11/2025), menjadikan ajang tahunan ini salah satu yang paling ramai sejak pertama digelar. Kehadiran Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru turut menambah semangat peserta yang sejak pagi sudah bersiap menaklukkan rute.
Tepat pukul 07.00 WIB, peserta dilepas untuk menempuh lintasan sepanjang 34 kilometer dengan rute Icon Danau Ranau – Jalan Sp Sender – Jalan Pusri – Banding Agung – kembali ke Icon Danau Ranau. Tahun ini, SRGF menjadi semakin spesial karena menghadirkan peserta dari 17 provinsi di Indonesia, menunjukkan daya tarik Ranau sebagai arena sport tourism nasional.
SRGF mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari Men Elite, Men Junior, Men Master A, Men Master B, Men Master C, hingga Women dan MTB Men. Ragam kategori ini memberi kesempatan bagi semua pecinta sepeda, dari yang muda hingga berpengalaman, untuk berkompetisi dan menikmati pesona alam Ranau.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat OKU Selatan. Ia menyoroti peran penting para pelaku usaha lokal, pemilik homestay dan hotel, serta aparat TNI–Polri yang telah memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta maupun wisatawan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dengan penuh antusias, sehingga para pengunjung merasa nyaman. Kesuksesan ini tentu menjadi nilai tambah bagi event tahun-tahun mendatang. Semoga kedepan jumlah pengunjung terus meningkat, begitu juga ragam event olahraga terutama olahraga air,” ujarnya.
Gubernur Herman Deru juga mengajak masyarakat dan para pelaku UMKM untuk bersama-sama menjaga serta memaksimalkan potensi wisata Danau Ranau. Ia menekankan bahwa keindahan dan kekayaan alam Ranau hanya akan bertahan bila dirawat oleh masyarakatnya sendiri. “Kalau bukan kita yang memelihara dan memanfaatkannya, siapa lagi? Mari kita jaga kelestariannya sekaligus mengembangkan produktivitasnya,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang di setiap kategori. Momen paling ditunggu terjadi ketika Gubernur Herman Deru menyerahkan hadiah utama satu unit mobil kepada Juara 1 kategori Men Elite, Angga Dwi Wahyu Prahesta dari Jawa Barat—sebuah apresiasi besar yang menegaskan prestise Sriwijaya Ranau Gran Fondo sebagai ajang sport tourism bergengsi.
Daftar Juara dari masing-masing kategori :
Kategori Men Elite (19–29 Tahun):
1. Angga Dwi Wahyu Prahesta (Jawa Barat).
2. Rizki Ridho Riyadiyanto (DKI Jakarta).
3. M. Reza Maulana (Sumatera Utara).
4. Jamaludin Novardiyanto (Jawa Timur)):
1. Dafa Aldiansyah (Jawa Tengah).
2. Silverient Bima Sakti (Sumatera Selatan).
3. Rasjid Sahroni (Sumatera Barat).
4. Alfian Juliansyah (Jambi).
5. Nanda Andika (Jambi).
Baca Juga: Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 Tegaskan Seruan Gubernur Herman Deru: Jaga Alam Demi Pariwisata
Kategori Men Master A:
1. Rian Setiawan (Lampung).
2. Andi Akhmad Jukardi (Jawa Barat).
3. Arri Pratama (Jawa Barat).
4. Riki Darmawan (Lampung).
5. Robbyn Manulang (Kalimantan Timur).
Kategori Men Master B (40–49 Tahun):
1. Alvin Firlandi (DKI Jakarta).
2. Ryan Rahadiansyah (Lampung).
3. Gazali (Kalimantan Timur).
4. Mardi (Sumatera Barat).
5. Rebuli Sanjaya (Lampung).
Kategori Men Master C (50+):
1. Sadiman (Jawa Barat).
2. Edi L (Lampung).
3. David (Lampung).
4. Mustakim Supragdi (Sumatera Selatan).
5. Firman Oktafisnto (Banten).
Kategori Women (16+):
1. Nihayatuzzain Asshofi (Jawa Timur).
2. Caezza Zabina Ramadhan (Kalimantan Timur).
3. Shakila Azka (DKI Jakarta).
4. Syahla Syafiah (Jawa Timur).
5. Caezzy Zabina (Kalimantan Timur).
Kategori MTB Men (16+):
1. Muhammad Afandimunir (Jawa Barat).
2. M. Fachri Naufal Barokah (Jambi).
3. Ade Setian (Sumatera Selatan).
4. Reky Farel (Sumatera Selatan).
5. Farantza Dewa Barata (Lampung).
Berita Terkait
-
Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 Tegaskan Seruan Gubernur Herman Deru: Jaga Alam Demi Pariwisata
-
Gubernur Herman Deru Buka Rakor Forkopimda Se-Sumsel
-
Gercep Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Herman Deru Cek Jalur Tol Alternatif Palembang-Betung
-
Kekayaan Gubernur Herman Deru di LHKPN, Minta CPNS Tiru Semangat Leluhur Usir Penjajah Pakai Bambu Runcing
-
Siap Mengikuti Retreat, Gubernur Sumsel Herman Deru: Ambil Manfaatnya, Bagimana Kebersamaan Membangun Bangsa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Obsession Resmi Jadi Salah Satu Film Horor Tersukses Sepanjang Masa, Raih Pendapatan Rp8,8 Triliun
-
Perbedaan Mesin Cuci 1 Tabung vs 2 Tabung, Mana yang Lebih Hemat Air dan Listrik?
-
Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan
-
Kejagung Hadirkan 3 Ahli di Sidang Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Salah Baca Desil Berisiko Salah Sasaran Program, BPS Minta DTSEN Tak Dibaca Secara Sederhana
-
Peneliti Kembangkan AI untuk Bantu Prediksi Siklon Tropis Lebih Akurat, Seberapa Efektif?
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia
-
Lukisan Mirip Seskab Teddy di Pintu KRL Bikin Publik Spekulasi Liar: Bakal Bacapres 2029?
-
Berasa Liburan ke Italia! Review Novel ROMA: Con Amore Karya Robin Wijaya
-
Hari Ini Terakhir! Dapatkan Promo Diskon Jam Tangan Spesial dari BRI