- Rumah mewah di Bogor dipasangi stiker “keluarga miskin”, padahal punya mobil. Setelah dicek, bantuan dicabut.
- Video penerima bansos berstatus mampu viral. Dinsos menindaklanjuti dan mencopot status penerimanya.
- Kasus salah sasaran bansos di Ciomas terungkap; pemerintah menghentikan bantuan dan melepas stiker.
Suara.com - Media sosial digemparkan dengan beredarnya video seorang petugas Dinas Sosial (Dinsos) menempelkan stiker “Keluarga Miskin Penerima Bansos” di sebuah rumah yang tampak sangat layak huni, bahkan memiliki mobil yang diduga merupakan Mitsubishi Xpander di garasi.
Video tersebut viral setelah diunggah akun X @Mdy_Asmara1701 pada Selasa, 25 November 2025.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat seorang petugas perempuan berhijab memasang stiker hijau bertuliskan “Keluarga Miskin - Penerima Bansos” di kaca depan rumah warga.
Di sebelahnya, terlihat jelas sebuah mobil Mitsubishi Xpander putih terparkir rapi di garasi, pemandangan yang langsung memicu perdebatan.
Rumah tersebut tampak kokoh, bersih, dan modern, jauh dari kesan rumah tidak mampu. Kontras antara tulisan “keluarga miskin” dan kondisi rumah membuat video ini segera jadi bahan pembicaraan publik.
Tujuan Pemasangan Stiker
Pemasangan stiker ini merupakan bagian dari proses validasi ulang data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan Dinas Sosial.
Melalui cara ini, pemerintah biasanya dapat memeriksa langsung apakah warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan masih memenuhi syarat atau justru sudah berada dalam kategori mampu.
Namun kondisi di lokasi menimbulkan dugaan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bansos tersebut.
Baca Juga: Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos 2025? Ini Cara Mudahnya!
Unggahan video itu segera dibanjiri kritik dari warganet. Banyak yang mempertanyakan bagaimana rumah berfasilitas lengkap dan berisi mobil bisa masuk ke dalam daftar keluarga miskin.
Beberapa komentar bernada sinis menyebut fenomena ini sebagai bukti lemahnya pendataan bantuan sosial. Ada juga yang mendesak pemerintah melakukan audit berkala agar bansos tidak salah sasaran.
Sebagian warganet lain mengangkat isu moral penerima bansos yang dianggap tidak memiliki rasa malu meski sebenarnya mampu.
"Udah tahu punya mobil, masih dikasih bansos. Kalau ada temuan kasus kayak gitu, ya lapor ke atasan biar datanya diubah. Stiker kayak gitu gak ngaruh, prinsip mereka "penting dapat duit meski orang berada, persetan hari gini masih ngomongin harga diri"," ujar @fai****.
"Bantuan tidak tepat sasaran, masa rumah bagus punya mobil masih dapat bantuan, smoga dgn video ini beredar pemerintah bisa lebih selektif lagi," kata @kay****.
"Mendingan bansosnya buat para catlover, yang tiap bulan keluar duit buat nerawat kucing2 jalanan sm warga yg benar2 miskinn, hhhhh," tambah @3fe****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion