- Pencairan BLT Rp 900 ribu ditargetkan segera dimulai setelah finalisasi dan penyerahan data penerima baru selesai.
- Sebanyak 12,2 juta Keluarga Penerima Manfaat telah diverifikasi layak menerima dari total 18,7 juta calon.
- Penyaluran dana akan dilakukan melalui transfer Bank Himbara atau pengambilan tunai di kantor pos setempat.
Suara.com - Pertanyaan “BLT 900 ribu kapan cair 2025?” kembali ramai setelah pemerintah baru mengumumkan bansos Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) atau BLT Kesra dengan nilai Rp 900 ribu per penerima.
Program ini dirancang untuk membantu menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, terutama jelang akhir tahun.
Kini, Kementerian Sosial memastikan bahwa pencairan BLTS ditargetkan segera dilakukan setelah finalisasi data penerima baru selesai. Berikut penjelasan lengkap mengenai jadwal pencairan, progres data, dan mekanisme penyalurannya.
Penyaluran Bansos 900 Ribu Mulai Bertahap untuk Penerima Lama
Hingga awal November 2025, Kemensos menyebut bahwa penyaluran bansos reguler maupun BLTS sudah berjalan bertahap untuk penerima lama, terutama yang menerima melalui:
- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri)
- PT Pos Indonesia
Proses ini berjalan paralel sambil pemerintah mempercepat verifikasi dan pemutakhiran data penerima baru.
BLT 900 Ribu Kapan Cair 2025?
Pencairan bagi penerima baru akan dilakukan segera setelah data final diserahkan ke Himbara dan PT Pos Indonesia.
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa finalisasi data penerima baru saat ini memasuki tahap akhir dan disebut akan rampung dalam waktu dekat.
Baca Juga: Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos 2025? Ini Cara Mudahnya!
“Intinya adalah kita menginginkan agar penambahan jumlah penerima manfaat ini juga disertai dengan data yang akurat dan pada akhirnya bansos tepat sasaran,” ujarnya.
Dengan demikian, jadwal pencairan BLT Rp 900 ribu tahun 2025 dapat dimulai segera setelah validasi data tuntas, tanpa penundaan tambahan.
Sudah 12,2 Juta KPM Dinyatakan Layak
Kemensos menyampaikan perkembangan signifikan dalam verifikasi data calon penerima. Total calon penerima barubansos ini adalah 18,7 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat).
Dari total tersebut, sudah lebih dari 12,2 juta KPM yang dinyatakan layak menerima. Sisanya masih dalam proses verifikasi ulang bersama pemerintah daerah dan BPS.
Pemutakhiran data ini menjadi tahap krusial agar penerima baru benar-benar memenuhi syarat BLTS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
4 Manfaat Zinc untuk Kesehatan Kulit, dari Meredakan Jerawat hingga Kemerahan
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Terbaik untuk Pemula, Cocok buat Jogging Santai
-
5 Kesalahan Hair Care yang Bisa Merusak Rambut, Masih Sering Dilakukan
-
Gaya Hidup dan Pengalaman Bersantap Jadi Kunci, Industri Kuliner Indonesia Diprediksi Terus Tumbuh
-
Doa Hari Pertama Masuk Sekolah, Amalkan agar Diberi Kelancaran dan Kemudahan
-
Harga Rp9 Ribuan, Apakah Liquid Foundation Viva Tahan Lama? Cek Review Pengguna
-
2 Pilihan Sunscreen Sariayu, Lengkap dengan Review Jujur Pembeli dan Harganya
-
Wardah Lite Skin Filter Cushion untuk Kulit Apa? Simak Klaim dan Review Penggunanya
-
Tips Memilih Sepatu Sekolah yang Tahan Lama dan Gak Gampang Rusak